TWA Bukit Kaba Rejang Lebong-Kepahiang Bengkulu

Taman Wisata Alam Bukit Kaba (http://ksdae.menlhk.go.id)

Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba terletak di dua kabupaten yaitu Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Kawasan ini berada di delapan kecamatan dan dikelilingi oleh 35 desa.

Taman Wisata Alam Bukit Kaba memiliki luas 14.650,51 hektar. Meskipun dikelola sebagai taman wisata alam, seluruh kawasan ini tidak diperuntukkan sebagai tempat aktivitas wisata. Sebagian wilayah lainnya didedikasikan untuk perlindungan habitat berbagai jenis tumbuhan dan satwa liar, pemulihan ekosistem, dan pemanfaatan tradisional oleh masyarakat sekitar.

Sejarah

Taman Wisata Alam Bukit Kaba (http://spiritriau.com)

Pemerintahan Hindia Belanda menetapkan Hutan Lindung Bukit Kaba seluas 13.490 ha melalui Surat Keputusan Resident Benkoelen Nomor 4 tanggal 4 September 1926. Kemudian, kawasan ini ditunjuk ulang sebagai kawasan hutan melalui Surat Keputusan oleh Menteri Kehutanan Nomor: 383/KPTS-II/1985 tanggal 27 Desember 1985 tentang Penunjukan Areal Hutan di Wilayah Provinsi Dati I Bengkulu seluas ± 1.157.045 ha sebagai Kawasan Hutan.

Selanjutnya, terjadi perubahan status Hutan Lindung Bukit Kaba seluas ± 13.490 ha menjadi Hutan Wisata (c.q. taman wisata) melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 166/Kpts-II/1986 tanggal 29 Mei 1986. Penataan batas kawasan telah dilakukan pada tahun 1987/1988, dengan berita acara ditandatangani tanggal 30 Juni 1990 dan pengesahan tanggal 18 Maret 1992. Panjang batas TWA Bukit Kaba adalah 82,3 km yang ditandai dengan pemasangan 820 buah pal beton bertulang. Selain itu juga telah dipasang seng pengumuman sebanyak 410 buah dan seng penunjuk pal 820 buah. Pemancangan batas defenitif dilakukan pada tahun 1995/1996.

Berkemah di TWA Bukit Kaba (https://chirpstory.com)

Kawasan ini ditunjuk ulang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor: 420/Kpts-II/1999 tanggal 15 Juni 1999 tentang Penunjukan Kawasan Hutan di Wilayah Provinsi Bengkulu seluas  TWA Bukit Kaba 920.964 ha. Pada tahun 2014, kawasan ini telah dilakukan penetapan melalui Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: SK.3981/ Menhut-VII/ KUH/ 2014 tanggal 23 Mei 2014 tentang Penetapan Kawasan Hutan Taman Wisata Alam Bukit Kaba Seluas 14.650,51 hektar di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Pada tahun 2017 dilakukan proses rekonstruksi batas pada sebagian batas kawasan (88 km).

Flora

Bunga Rafflesia Arnoldi di TWA Bukit Kaba (https://www.inews.id)

Keanekaragaman flora di Bukit Kaba menjadi pemandangan yang menarik bagi setiap wisatawan, terutama yang melintasi rute jalan setapak menuju puncak bukit kaba. Kawasan TWA Bukit Kaba membentang pada ekosistem hutan tropis dataran tinggi hingga hutan tropis pegunungan. Flora yang tumbuh di TWA Bukit Kaba antara lain jenis pasang (Quercus sp.), pandan duri (Pandanus sp.), beringin-beringinan (Ficus sp.), balam (Palaquium gutta), manggis-manggisan (Garcinia spp), laban (Vitex sp), pelawan (Tristania sp), bintangur (Calophyllum pulcherrimum), pinang (Areca catechu), dan beraneka ragam jenis anggrek alam dan lumut.

Fauna

Keberadaan flora fauna khas ekosistem pegunungan dapat menjadi daya pikat kawasan untuk menarik wisatawan dan para pengunjung minat khusus seperti penjelajah alam dan peneliti.

TWA Bukit Kaba memiliki keanekaragaman fauna baik dari jenis mamalia, burung, dan reptilia. Beberapa jenis mamalia diantaranya adalah harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae), beruang madu (Helarctos malayanus), biawak (Varanus salvator), macan dahan (Neofelis nebulosa), babi hutan (Sus scrofa), kucing hutan (Felis bengalensis), rusa (Cervus unicolor), kijang (Muntiacus muntjac), tupai (Tupaia sp.), lutung (Presbytis cristata), beruk (Macaca nemestrina), dan siamang (Hylobates syndactylus). Beberapa jenis burung yang terdapat di kawasan ini antara lain tiung (Gracula religiosa), gagak (Corpus sp.), burung kutilang (Pycnonotus aurigaster), burung elang (Circaetus 27 28 gallicus), murai batu (Copsychus malabaricus), kacer (Copsychus saularis), burung srigunting bukit (Dicrurus remifer), burung hantu (Ketupa ketupu), punai (Treron sp.), burung rangkong (Buceros sp), burung ceret gunung (Cettia vulcania), burung gagak (Corpus sp.), bubut (Centropus sinensis) dan burung cerucuk (Pycnonotus goavier).

Penelitian Wibowo (2013) mengidentifi kasi 6 jenis mamalia dari 5 famili, diantaranya Hylobathes syndactylus, Presbytis melalophos, dan Helarctos malayanus. Selain itu, Wibowo (2013) mengidentifi kasi 84 jenis burung dari 27 famili di sepanjang jalur pendakian Bukit Kaba.

Burung

Hampir seluruh jenis burung yang dijumpai dalam pengamatan ini merupakan jenis penetap. Tidak ada satupun burung migran yang berhasil teridentifkasi dalam kegiatan. Jenis-jenis burung yang teridentifi kasi pada jalur-jalur ekowisata di kawasan ini adalah dari famili Timaliidae (10 jenis), famili Picidae (8 jenis), Muscicapida (7 jenis), family Columbidae (6 jenis), famili Accipitridae dan Sylvidae (5 jenis), family Capitonidae; Campephagidae; dan Turdidae (masingmasing 4 jenis), family Cuculidae; Chloropseidae; Pycnonotidae; dan Dicruridae (masing-masing 3 jenis), famili Stigidae; Trogonidae; Eurylaimidae; Dicacidae; dan Zosteropidae (masing-masing 2 jenis). Untuk burung-burung dari famili Phasianidae; Psittacidae; Bucerotidae; Corvidae; Paridae; Sittidae; Laniidae; Rhipiduridae; dan Nectariniidae, hanya teridentifi kasi masing-massing satu jenis.

Aktivitas Wisata

Pemandangan kawah belerang (https://travelingyuk.com)

Aktivitas wisata yang diminati oleh pengunjung adalah menikmati pemandangan kawah belerang, menikmati suasana pegunungan, kegiatan tracking, menikmati suasana hutan, berkemah, mandi di sumber air panas dan melakukan pengamatan burung. Terdapat juga potensi-potensi atraksi wisata yang masih membutuhkan kajian pengembangan seperti rock climbing, flying fox dan outbonding.

Air Terjun di TWA Bukit Kaba (https://investor.id)

Aksesibilitas

Jarak antara Kota Bengkulu dan TWA Bukit Kaba adalah ± 105 km dengan waktu tempuh ± 4 jam. Taman Wisata Alam Bukit Kaba ini berlokasi ± 23 km di sebelah timur Kota Curup. Dari pusat kota Curup, perjalanan menuju TWA Bukit Kaba dapat ditempuh menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi menuju ke arah Kota Lubuk Linggau. Dari persimpangan Bukit Kaba menuju Desa Sumber Urip di kaki Bukit Kaba (posko pendakian) berjarak sejauh ± 7 km. Sedangkan dari posko pendakian menuju puncak Bukit Kaba berjarak ± 3,5 km.

 

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.