Jangan Lupa Bawa 5 Benda Ini jika Traveling Naik Bus Malam

Pemudik menuju bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Lhokseumawe, Aceh

Bus menjadi salah satu moda transportasi yang bisa digunakan saat berwisata. Biasanya bus menjadi pilihan saat akan menjangkau daerah-daerah yang tidak dilalui oleh kereta api.

Seringkali perjalanan dengan menggunakan bus dilakuan pada malam hari usai merampungkan berbagai aktivitas saat siang. Perjalanan malam juga lebih efektif agar waktu siang bisa digunakan untuk beraktivitas setibanya di tujuan.

Namun bagi orang-orang yang jarang atau belum pernah bepergian malam naik bus, perjalanan bisa jadi akan cukup berat. Selain susah untuk bisa tidur di bus, kemungkinan mabuk darat juga akan menyerang.

Agar perjalanan malam naik bus bisa lebih nyaman, maka hendaknya jangan lupa untuk membawa 5 benda ini:

1. Jaket

Jika bus malam yang Kamu tumpangi menggunakan AC, maka jaket menjadi satu benda yang tidak boleh sampai ketinggalan. Terkadang suhu udara yang ada di dalam bus malam dengan AC bisa jadi terlalu dingin.

Bahkan, terkadang AC juga blong sehingga semburan udara dingin akan langsung mengenai tubuh. Tentu hal itu menyebabkan tubuh menjadi kedinginan sehingga rawan menyebabkan sakit seperti flu.

Dengan memakai jaket, tubuh tidak akan terlalu kedinginan. Andai suhu udara tidak terlalu dingin, maka jaket bisa dimasukkan ke dalam tas.

2. Obat Antimabuk

Guncangan di bus biasanya lebih kencang daripada kereta api. Terlebih, bus juga lebih sering berbelok sehingga semakin menyebabkan mabuk. Risiko mabuk darat kemungkinan akan diderita mereka yang jarang atau belum pernah naik bus sebelumnya.

Pemudik menuju bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Lhokseumawe, Aceh

Oleh karena itu, akan lebih baik jika terlebih dahulu menyiapkan obat antimabuk untuk mengantisipasi jika mabuk darat tiba-tiba menyerang. Ini penting, terutama jika jalur yang dilewati bus penuh kelokan seperti di pegunungan. Obat antimabuk akan memicu rasa kantuk sehingga memudahkan kamu untuk tertidur. Jika kamu tidur nyenyak, maka otomatis mabuk tidak akan terasa.

3. Bantal Leher

Agar Kamu semakin mudah dan nyaman saat tidur di bus, maka bawa juga bantal leher dalam perjalanan naik bus malam. Itu karena posisi tidur akan kurang nyaman saat naik bus dengan kursi yang tegak.

Andai kursi bisa disandarkan pun, tetap saja posisinya masih tetap kurang nyaman saat digunakan untuk tidur. Kepala tetap akan terlalu menekuk sehingga menyulitkanmu untuk bisa segera tidur.

Dengan bantal leher, kepala akan tersangga sehingga tidak akan terlalu menunduk. Tidur dalam posisi duduk pun akan lebih nyaman sehingga memungkinkan kamu untuk bisa segera tidur agar istirahat malam menjadi maksimal.

4. Masker

Fungsi masker cukup sama dengan jaket, yakni agar tubuh tidak kedinginan. Tentu bagian yang dilindungi oleh masker adalah bagian mulut dan hidung. Jika bernapas tanpa masker, maka udara dingin akan terhirup sehingga rasanya tidak nyaman dan menyebabkan mulut kering.

Selain itu, bisanya mulut akan terbuka ketika kamu tertidur dalam posisi duduk. Oleh karena itu, masker diperlukan agar mulutmu yang terbuka saat tidur tidak terlihat penumpang lain.

5. Sarana Hiburan seperti Smartphone atau Buku

Saat baru naik bus, biasanya kamu tidak akan langsung mengantuk. Perlu waktu beberapa saat bagimu untuk mengantuk, meski sudah meminum obat antimabuk. Sembari menunggu kantuk datang, Kamu bisa memanfaatkan sarana hiburan seperti smartphone atau buku. Kamu bisa bermain game, menonton film, atau browsing di perangkat smartphone dan membaca buku. Seiring waktu berjalan, maka rasa kantuk akan segera tiba dan saat itu kamu bisa mulai berusaha untuk tidur.

Namun bagi sebagian orang, menatap layar smartphone atau membaca buku merupakan pemicu datangnya mabuk darat. Jika Kamu mulai pusing, segera berhenti menatap layar smartphone atau membaca buku sebelum menjadi semakin parah.

Sumber: kompas

Follow me!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.