Perhiasan Pengantin Malang Keprabon Kabupaten Malang Jawa Timur

Busana Pengantin Wanita Malang Keprabon (https://www.webstagram.one)

Pada tahun 1222 di Malang telah berdiri suatu kerajaan yang bernama Kerajaan Singosari. Kerajaan tersebut didirikan oleh Raja Ken Arok. Setelah mengalami pasang surut selama lima orang raja yang memerintahnya, Kerajaan ini kemudian runtuh karena serangan Raja Jayakatwang dari Kediri. Dalam masa kehidupannya yang relatif singkat, yaitu selama kurang lebih 70 tahun (1222-1292), Kerajaan Singosari mampu menghasilkan karya budaya yang mengagumkan. Karya-karya tersebut antara lain berupa candi-candi maupun arca yang berada di dalam dan sekitarnya, yang apabila di identifikasikan atributnya maka akan ditemui ciri khas seni dari zaman Singosari. Dari sinilah kiranya dapat dikembambangkan hiasan-hiasan khusus dari atribut pakaian adat Malangan Keprabon.

Dari Candi Singosari ini yang berasal dari Jaman Kertanegara ini bersifat Siwaitis, yang terlihat dari Dewa dan Dewi keluarga Dewa Siwa yang menghuni bilik-bilik Candi Singosari. Dari candi inilah Patung Prajnaparamitha berasal. Patung yang sangat indah dengan aksesoris yang mengagumkan. Dari relief-relief maupun aksesoris inilah cikal bakal diciptakannya pakaian adat Malangan Keprabon.

Perhiasan Malangan Keprabon untuk Pria

1. Kuluk Makhuto 3 Tingkat

Kuluk digunakan sebagai penutup kepala. Kuluk ini berbahan dasar beludru berwarna hitam dan terdapat ornamen ornamen emas seperti bunga padma yang menyerupai candi Singosari dan di ujungnya terdapat tiga tingkat. Selain itu Kuluk ini memakai hiasan nyomat emas di puncaknya.

2. Sumping Permata

Sumping Permata adalah perhiasan telinga yang bermotif bunga padma dan berwarna emas. Sumping berfungsi untuk menutupi telinga atau sebagai perhiasan telinga.

3. Kalung

Kalung adalah sebuah perhiasan melingkar yang dikaitkan atau digantungkan pada leher seseorang, biasanya terbuat dari emas, perak maupun logam lainnya. Kalung yang dipakai oleh pengantin pria yaitu adalah Kalung Kace, Kalung Sulur dan Kalung Sulur Sanggabuana Jika Kalung Kace ini berukuran besar dan berwarna emas. Sedangkan Kalung Sulur ini panjang yang melingkar dari dada sampai ke perut, kemudian Kalung Sulur Sanggabuana ini melingkar dari perut sampai ke lutut

a. Kalung Kace

b. Kalung Sulur

c. Kalung Sulur Sanggabuana

4. Sabuk Timang

Sabuk Timang ini digunakan oleh pengantin pria. Sabuk ini berbentuk segi empat, dan sabuk ini terbuat dari kain beludru berwarna hitam atau biasanya sewarna dengan Dodot.

5. Boro-Boro Sulur Sakembaran

Boro-boro Sulur Sakembaran ini adalah kain yang berbahan dasar dari beludru, berbentuk segi panjang di pasang di sebelah kanan dan kiri sepanjang lutut berwarna emas . Kain ini di burci dengan ornamen yang membentuk bunga padma.

6. Uncal Tribuana

Uncal Tribuana ini adalah kalung yang bersusun 3 mulai dari ukuran kecil tanggung hingga besar. Uncal Tribuana ini digunakan sebagai accesories pada pakaian ini dan berwarna emas.

7. Klat Bahu Keyura Padma

Klat Bahu adalah sejenis perhiasan gelang yang dikenakan di lengan atas dekat bahu. Cara menggenakan klat ini adalah melingkari lengan menyerupai gelang tetapi di tarik ke atas hingga mendekati ketiak atau pangkal lengan. Klat Bahu Keyura Padma ini berwarna emas dan dipakai oleh kedua calon pengantin.

8. Gelang Kono

Gelang berarti barang yang berbentuk lingkaran atau cincin besar. Perhiasan (dari emas, perak dan sebagainya dipakai di lengan atau di kaki) yang berbentuk seperti cincin besar atau lingkaran buatan. Uniknya disini gelang tidak hanya diguakan pada pengantin wanita saja namun juga digunakan oleh pengantin pria. Gelang Kono ini terdapat tiga buah yaitu ukuran besar, tanggung, dan kecil dengan urutan menyesuaikan bentuk tangan dari calon pengantin.

9. Cincin

Cincin adalah perhiasan berupa lingkaran kecil yang dipakai di jari, ada yang berpermata, ada yang tidak. Cincin dipakai baik oleh wanita maupun pria, secara tradisional cincin ini biasanya terbuat dari logam mulia seperti emas, perak, dan platina. Pada cincin yang digunakan oleh pengantin pria ini terdapat dua buah cincin di telunjuk sebelah kanan dan kiri pengantin.

10. Binggel Kono

Binggel yaitu gelang yang digunakan di kaki. Binggel ini digunakan oleh pengantin wanita baik itu acara resmi maupun tidak. Binggel ini biasanya terbuat dari emas, perak maupun logam lainnya.

11. Keris

Keris adalah senjata tajam bersarung, berujung tajam, dan bermata dua (bilahnya ada yang lurus, ada yang berkeluk-keluk). Pada keris yang digunakan dalam pakaian adat ini diberi rangkaian atau roncean bunga kolong keris.

Perhiasan Malangan Keprabon untuk Wanita

Busana Pengantin Wanita Malang Keprabon (https://www.webstagram.one)

1. Sanggul Ukel Keprabon

Gelungan rambut yang biasanya digunakan oleh wanita di atas maupun di belakang kepala biasanya juga disebut konde. Sanggul Ukel ini melingkar seperti perut ayam.

2. Urna atau Athi-athi Kuku Macan

Urna atau Athi-athi Kuku Macan ini berbentuk seperti Kuku Macan. Ukurannya kecil terletak di samping telinga dan berwarna hitam.

3. Kembang Goyang Padma Sulur

Kembang Goyang Padma Sulur ini berbentuk tusuk konde bbiasanya berjumlah ganjil antara 5,7 atau pun 9. Biasanya Kembang Goyang ini berwarna emas.

4. Boro-Boro Sulur Sakembaran

Boro-boro Sulur Sakembaran ini adalah kain yang berbahan dasar dari beludru, berbentuk segi panjang di pasang di sebelah kanan dan kiri sepanjang lutut berwarna emas dan ujungnya bermotif bunga padma.

5. Jamus Makhuto Keprabon

Jamus Makhuto dalam bahasa Indonesia artinya Mahkota. Mahkota adalah simbol tradisional dalam bentuk tutup kepala yang dikenakan oleh raja, ratu atau dewa. Dan Keprabon adalah Keprabu-prabuan atau prabu. Jamus Makhuto Keprabon ini berbentuk seperti Mahkota dan berwarna emas digunakan untuk aksesoris kepala dari pengantin wanita.

6. Subang Kundula

Subang Kundala adalah aksesories perhiasan telinga yang bermotif bunga padma dan berwarna emas. Subang ini berfungsi untuk menutupi telinga atau sebagai perhiasan telinga.

7. Kalung Hara Besar dan Kecil, Kalung Kace, Kalung Sulur, Kalung Sulur Sanggabuana

Kalung adalah sebuah perhiasan melingkar yang dikaitkan atau digantungkan pada leher seseorang, biasanya terbuat dari emas, perak maupun logam lainnya. Kalung yang digunakan oleh pengantin wanita ini ada empat macam yaitu Kalung Hara Besar dan Kecil tidak terlalu besar warnanya emas dan dipasang berdampingan sesuai dengan ukurannya. Jika Kalung Kace ini berukuran besar dan berwarna emas. Sedangkan Kalung Sulur ini panjang yang melingkar dari dada sampai ke perut, kemudian Kalung Sulur Sanggabuana ini melingkar dari perut sampai ke
lutut.

a. Kalung Hara Besar dan Kecil

b. Kalung Kace

c. Kalung Sulur

d. Kalung Sulur Sanggabuana

8. Pending Padma Pitaloka

Pending Padma Pitaloka ini digunakan oleh pengantin wanita. Pending ini berbentuk persegi, dan sabuk ini terbuat dari plat berwarna emas, dan terdapat ornamen bunga Padma di tengah Pending tersebut.

9. Uncal Tribuana

Uncal Tribuana ini adalah kalung yang bersusun 3 mulai dari ukuran kecil tanggung hingga besar. Uncal Tribuana ini digunakan sebagai accesories pada pakaian ini dan berwarna emas.

10. Klat Bahu Keyura Padma dan Klat Bahu Keyura Padma Sulur

Klat Bahu adalah sejenis perhiasan gelang yang dikenakan di lengan atas dekat bahu. Cara menggenakan klat ini adalah melingkari lengan menyerupai gelang tetapi di tarik ke atas hingga mendekati ketiak atau pangkal lengan. Pada pengantin wanita Klat Bahu ini terdapat dua macam yaitu Klat Bahu Keyura Padma dan Klat Bahu Keyura Padma.

11. Cincin

Cincin adalah perhiasan berupa lingkaran kecil yang dipakai di jari, ada yang berpermata, ada yang tidak. Cincin dipakai baik oleh wanita maupun pria, secara tradisional cincin ini biasanya terbuat dari logam mulia seperti emas, perak, dan platina. Pada cincin yang digunakan oleh pengantin pria ini terdapat dua buah cincin di telunjuk sebelah kanan dan kiri pengantin.

12. Gelang Kono

Gelang berarti barang yang berbentuk lingkaran atau cincin besar. Perhiasan (dari emas, perak dan sebagainya dipakai di lengan atau di kaki) yang berbentuk seperti cincin besar atau lingkaran buatan. Uniknya disini gelang tidak hanya diguakan pada pengantin wanita saja namun juga digunakan oleh pengantin pria. Gelang Kono ini
terdapat tiga buah yaitu ukuran besar, tanggung, dan kecil dengan urutan menyesuaikan bentuk tangan dari calon pengantin.

13. Binggel

Binggel yaitu gelang yang digunakan di kaki. Binggel ini digunakan oleh pengantin wanita baik itu acara resmi maupun tidak. Binggel ini biasanya terbuat dari emas, perak maupun logam lainnya.

Sumber: E-book Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.