Wisata Belanja di Subang Jawa Barat

Produk Dadan Craft

Kabupaten Subang terletak di bagian utara Provinsi Jawa Barat merupakan kota agraris yang memiliki tanah subur. Kesuburan tanahnya membuat lahan-lahan luas di Subang sangat berpotensi dijadikan lahan pertanian. Walaupun begitu, selain menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian, masyarakat Subang juga sudah mulai mengembangkan sektor industri lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Misalnya, industri kerajinan tangan, makan ringan, serat abaca dan lain sebagainya.

Pasar Tradisional

Pasar Tradisional Subang

Pasar Tradisional Subang (http://tentang-subang.blogspot.com)

Terletak di Terminal Parongpong, Jl. Kolonel Masturi, Kelurahan Sukamelang, Kecamtan Parongpong, Kabupaten Subang, Jawa Barat 40559.

Pasar Tradisional Subang (https://www.kotasubang.com)

Merupakan pasar baru, dimana pedagangnya direlokasi dari Pasar Pujasera. Para pedagang ditempatkan pada los-los tertentu, ada los buah, sayuran, ikan dan daging, sehingga pengunjung lebih mudah mencari barang.

Pasar Rakyat Sagalaherang

Terletak di Jl. Sagala Herang, Kelurahan Sagalaherang Kaler, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang 41282

Kerajinan Tangan

Sanyere Craft

Produk Sanyere Craft berupa Bebek

Terletak di Kampung Salagedang, Desa Jati, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, memproduksi Handycraft berbentuk bebek dari bahan tunggul bambu. Sekitar 2500 hasil karyanya tersebut ia kirim setiap minggunya ke Bekasi untuk kemudian diekspor ke Eropa dan Amerika.

Dadan Craft

Produk Dadan Craft (https://www.plutsubang.com)

Terletak di Kp. Sukarandeg, RT 005/ 03 Desa Gunung Sari Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, HP. 0812 1441 0718.

Produk Dadan Craft (https://www.plutsubang.com)

Berbagai bentuk kerajinan unik dengan paduan warna yang menarik telah Nengsih produksi. Tempat cincin unik berbentuk hewan disukai di Italia. Sedangkan boneka ukir “Shaun the sheeps” di ekspor ke Inggris. Demikian pula dengan kursi mini bergambar lucu produksinya juga di ekspor ke Inggris. Dan menjelang akhir tahun ia sering menerima pesanan berbentuk boneka-boneka kayu berbentuk miniatur karakter bertema religi untuk diekspor ke Inggris dan Amerika Serikat.

Evan Art Gallery

Produk Evan Art Gallery berupa Pandawa Lima (https://www.plutsubang.com)

Terletak di Kp. Nagrog Jaya RT 005/00, Desa Sukamulya, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, HP : 0852 2451 4418.

Produk Evan Art Gallery berupa Rama Shinta (https://www.plutsubang.com)

Salah satu hasil kreasi pengrajin Subang adalah wayang golek “modern”, hasil kreativitas Hernawan pemilik Evan Art Gallery. Berbeda dengan wayang golek yang ada saat ini, ditangannya, wayang golek tampil lebih modis dengan warna yang lebih eye catching. Hernawan memadukan warna wayang goleknya dengan paduan kain batik dengan warna senada, sehingga tampak lebih elegan. Karena kekhasan nya itulah maka wayang golek ciptaannya kemudian diistilahkan dengan nama wayang golek modern. Pandawa Lima (Nakula, Sadewa, Yudhistira, Arjuna, Bima) dan Rama-Shinta. Ia menjualnya secara terpisah maupun satu paket Pandawa Lima atau Rama-Shinta.

Produk Evan Art Gallery berupa Gajah (https://www.plutsubang.com)

Selain membuat wayang modern, dirinya juga membuat berbagai kerajinan lainnya, baik kerajinan ukiran dengan finishing cat maupun seni ukir dengan solder. Selain rutin memenuhi pesanan dari berbagai kota di Indonesia seperti Jogja dan Bali, handycraft-nya juga pernah diekspor hingga ke Iran.

Golok Barlen

Golok Barlen made in Subang

Terletak di kampung Cibeureum, Desa Tanjung Siang, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Golok Barlen made in Subang

Barlen adalah hiasan berupa lilitan logam tipis pada warangka atau sarangka bedog. Selain menjadikan bedog lebih gagah, barlen juga menjadikan golok lebih aman dan sarangka lebih kuat. Selain hiasan barlen, yang menjadikan bedog produksi Cibeureum khas adalah perah atau gagang bedog yang terbuat dari tanduk kerbau.

Golok Barlen made in Subang

“Bedog barlen tersebar hingga ke Bandung, Sumedang, Majalengka namun sayang di Subang kurang dikenal. Bahkan di khawatirkan bedog barlen khas Subang ini diklaim oleh daerah lain, padahal hasil kerajinan asli Subang,” kata Taufik salah seorang ketua RW 7 di Cibeureum dimana banyak warganya yang berprofesi sebagai pengrajin golok.

Manggala Jati Diri

Produk Manggala Jati Diri berupa Kujang (https://www.plutsubang.com)

Terletak di Desa Cikadu, Kecamatan Tanjung Siang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Golok atau bedog, pedang atau kujang selain merupakan perkakas atau pakarang (senjata) kini juga sering dijadikan hiasan.

Produk Manggala Jati Diri berupa Golok (https://www.plutsubang.com)

Golok produksi Manggala Jati Diri ini merupakan hasil “kolabrasi” yang apik dari pandai besi dan seniman ukir Subang. Setelah golok dibuat oleh pandai besi selanjutnya tugas seniman ukir yang membuat gagang pegangan dan sarangka-nya sehingga tampak semakin gagah. Yang membuatnya semakin unik adalah seni ukir solder yang diterapkan pada ukirannya tersebut. Menurut Manggala Pamungkas inilah yang akan membuat golok ini menjadi khas Subang beda dengan daerah lain.

Pipa Rokok/Padudan/Cangklong

Beragam Pipa rokok atau Padudan atau Cangklong unik buatan Solihin (https://www.plutsubang.com)

Pipa rokok atau Padudan atau Cangklong unik ini dibuat dari bonggol pisang, nangka dan kayu khusus.

Bagi kebanyakan orang bonggol akar pisang mungkin tidak ada artinya, tapi ditangan Solihin, bonggol pisang ini bisa dijadikan sebuah karya yang menarik. Bonggol pisang yang teksturnya cenderung lembek ini ternyata dengan proses tertentu bisa menjadi keras seperti kayu dan dapat dibentuk berbagai karya, salah satunya berupa Padudan alias cangklong atau pipa rokok.

Pipa rokok atau Padudan atau Cangklong unik buatan Solihin (https://www.plutsubang.com)

Sejak tahun tahun 2015 lalu pria yang tinggal di kelurahan Karang Anyar ini mulai membuat Padudan berbahan bonggol pisang ini. Kemampuannya dalam mengukir membuat Padudan hasil karyanya bernilai seni tinggi. Ia membuat berbagai bentuk padudan, mulai dari bentuk ular kobra, naga, burung dan banyak lagi.

Fashion

Parlente

Produk Parlente (https://www.plutsubang.com)

Terletak di Kp. Sukamaju, Desa Dawuan Kaler RT 09/03 Kec. Dawuan, Kabupaten Subang, HP. 085 283 309 438.

Tren busana muslim semakin berkembang. Melihat peluang tersebut Heni Inge Paerlente mulai terjun ke dunia fesyen dengan membuat variasi hijab yang dipasarkan dengan merek Perlente.

Produk Parlente (https://www.plutsubang.com)

Selain memproduksi hijab, juga membuat baju gamis. Beberapa kelompok ibu-ibu pengajian dan lembaga atau instansi kerap memesan gamis seragam. Parlente juga mencoba memadukan desain baju gamisnya dengan batik khas Subang. Salah satu butik di Jakarta ternyata menyukai desainnya tersebut dan menjadi salah satu pelanggan tetapnya.

Sandangsari Collection

Produk Sendangsari Collection (https://www.plutsubang.com)

Terletak di Kp. Arjasari RT 10 RW 04 Desa Cikujang, Kecamatan Serang Panjang, Kabupaten Subang, HP : 0877 2663 9367 / 0812 2124 4339.

Mulai merintis usaha dibidang fesyen sejak tahun 2007, kini busana payet produksi Sandang Sari Collection milik Deden Mustofa semakin merambah ke berbagai kota di Indonesia.

Produk Sendangsari Collection (https://www.plutsubang.com)

Payet produksi kampung Arjasari, Desa Cikujang, Kecamatan Serang Panjang ini sudah menjadi langganan pecinta fashion di Bandung, Jakarta, beberapa Kota di Jawa Tengah, Bandar Lampung, Surabaya, hingga Bali. Bahkan busana yang dibuat di ujung selatan Kabupaten Subang ini juga digemari warga Malaysia. Namun, untuk pasar Malaysia ia mengaku belum sanggup memenuhinya, terkait kapasitas produksi yang belum memadai.

Galeri Batik Ganasan

Terletak di Jl. Raya Cicadas No. 13, RT 01/01, Malang, Desa Nangerang, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, HP. 0821 1600 0987.

Pada tahun 2010, Mulyana (pemilik Batik Ganasan) mulai mencoba merintis pembuatan batik Subang. Awalnya, ia memperoleh beasiswa dari salah satu bank nasional di kampusnya untuk pengembangan kewirausahaan, saat itu ia berfikir untuk mengembangkan batik Subang. Dirinya kemudian mengikuti program pelatihan pembuatan batik dan sempat keliling Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk observasi mengenai batik. Dari sana kemudian ia memutuskan untuk mengembangkan batik Subang.

Menurutnya karakter batik suatu daerah bisa dilihat dari motif dan warnanya. Batik-batik pesisir biasanya berwarna lebih terang berbeda dengan batik daerah pedataran dan pegunungan yang cenderung gelap. Dan daerah-daerah yang sudah lama mengembangkan batik biasanya motifnya terlihat klasik. Mengenai hal ini Mulyana cenderung mengikuti selera pasar. Ia membuat batik yang variatif mulai dari yang “ngejreng” hingga yang cenderung berwarna “gelap”.

Sumber: Plutsubang

One thought on “Wisata Belanja di Subang Jawa Barat

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.