Desa Wisata Setulang Malinau Kalimantan Utara

Gapura Desa Wisata Setulang (http://momonway.blogspot.com)

Desa Wisata Setulang terletak di Kecamatan Malinau Selatan Hilir, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara , di daerah aliran sungai Malinau pada pertemuan sungai Setulang dan Malinau.

Aktivitas masyarakat Desa Setulang sehari-hari bertani dan berkebun. Di Desa Setulang kita bisa melihat banyak hal yang berkaitan dengan seni khas Kalimantan Timur (Dayak Kenyah).

Suasana Desa Wisata Setulang (http://xplorekalimantan.blogspot.com)

Desa Wisata Setulang memiliki Hutan Adat atau Hutan Lindung seluas 5.300 ha dan disediakan keunikan khusus di desa setulang seperti adat istiadat, seni dan budaya. Selain itu, memiliki pesona alam yang indah, air sungai yang jernih, udara yang segar menyejukkan hati, kehidupan masyarakat yang ramah dan sangat tradisional hanya berjarak 1 jam dari kota malinau.

Potensi Seni Budaya

Desa Wisata Setulang (https://www.youtube.com)

Desa Setulang adalah desa yang memiliki budaya khas yang masih dilestarikan budaya adat Dayak Kenyah Oma Paru. Warga desa masih mempertahankan bahasa, hukum adat, budaya dalam kehidupan sehari-hari dan menghadiri Balai adat (Lamin adat) Adjang Lidem suku Kenyah Uma ‘Paru-paru (Oma’ longh) merupakan tempat pertemuan adat masyarakat Desa Setulang.

Di Desa Setulang kita bisa melihat banyak hal yang berkaitan dengan kesenian daerah khas Kalimantan Timur (Dayak Kenyah). Baik itu kerajinan tangan, tari-tari, ukiran, rumah adat, dan keahlian-keahlian lokal.

Selain itu membuat dan memasarkan kerajinan tangan merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat Desa Wisata Setulang. Banyak kerajinan tangan yang dibuat dari rotan topi menari yang disebut “taket loong tong”, tikar yang dikenal dengan nama “tazeng”, balanyat “lanyet kalung”, kerokang “engen.

Potensi Kuliner

Bahkan makanan yang dulu menjadi makanan pokok leluhur saat ini masih menjadi makanan khas desa yaitu “atak ao, hazang, lanying, lerek tong timun, lerek ledet” dan masih banyak makanan khas yang lain.

Potensi Wisata Alam

Hutan Tane ‘Olen

Hutan Tane ‘Olen (https://pesona.travel)

Merupakan hutan yang di lindungi dan masih banyak lagi potensi yang akan di manfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat lokal. Menjadi Desa Kebanggaan bagi Masyarakat Desa Setulang yang telah mendapatkan Penghargaan KALPATARU dari Presiden Republik Indonesia Ibu Megawati atas apa yang telah dilakukan Masyarakat Desa Setulang dalam hal melindungi hutan.

Hutan Tane ‘Olen (http://humas.malinau.go.id)

Hutan tane’ olen merupakan objek wisata alam yang dimiliki oleh desa setulang dan sudah menarik perhatian para wisatawan asing atau turis-turis asing dan wisatawan lokal yang sering mengunjungi hutan ini. Dalam hutan tane’ olen kita dapat menjumpai hal-hal yang membuat pikiran kita segar dan tenang. Keindahan alam yang sangat mempesona, air yang jernih, pohon-pohon yang masih asli (besar-besar), suara burung yang berkicau bagaikan alunan alam menyanyi merdu.

Pohon Raksasa

Pohon raksasa di Hutan Tane’ Olen (http://www.pustakaborneo.org)

Jenis pohon besar yang umum dijumpai adalah “majau” (Shorea johorensis) yang salah satu pohonnya dapat dijumpai di lereng bukit bagian antara anak sungai (lalut) Tenapan dan lalut Payang. Pohon yang terakhir ini lingkar batangnya di atas banir 700 cm atau dengan diameter batang 223 cm. Pohon-pohon yang menentukan besar ini umumnya memiliki tinggi lebih dari 40 m dengan posisi tajuk yang menjulang di atas tajuk hutan yang sebenarnya. Jenis-jenis pohon lain yang juga dimiliki tajuk yang demikian antara lain adalah “banggeris” (Koompassia excelsa) dan “jelutung gunung” (Dyera costulata).

Inap Desa (Homestay)

Tersedia juga rumah tinggal atau penginapan sejumlah 15 rumah yang dapat mengakomodasi sekitar 50 tamu. Aliran listrik juga tersedia di sekitar rumah penduduk desa, sementara hingga saat ini sinyal telepon seluler yang dikeluarkan jaringan internet tidak dapat diambil di Desa Setulang.

Follow me!

One thought on “Desa Wisata Setulang Malinau Kalimantan Utara

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.