Mengenal Bahasa Manggarai NTT

Tiba teing Waerebo = Terima kasih Waerebo

Bahasa Manggarai adalah bahasa yang digunakan suku bangsa Manggarai. Bahasa Manggarai (Tombo Manggarai), penuturnya terdapat di Kelurahan Tangge, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat; di Desa Golo Meni, Desa Mbengan, Kecamatan Kota Komba; di Desa Nanga Mejedan Desa Langga Sai, Kecamatan Elar Selatan; di Desa Gising (Elar Selatan), Golo Linus, dan Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur; dan di Desa Paka, Kecamatan Satar Mese dan di Desa Meler, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT. Provinsi NTT.

Menurut pengakuan penduduk, Desa Tangge berbatasan dengan Desa Siru di sebelah barat, berbatasan dengan Desa Ponto Ara di sebelah timur, Desa Poco Ruteng di sebelah utara, dan Desa Mangalili di sebelah selatan. Pada ketiga desa pertama masyarakatnya juga menuturkan bahasa Manggarai, sedangkan di Desa Mangalili masyarakatnya menuturkan tiga bahasa, yaitu bahasa Bima, Ende, dan Manggarai.

Cunca = Air terjun (https://annisarachmawati91.blogspot.com)

Dialek

Bahasa Manggarai terdiri atas lima dialek, yaitu

  1. Dialek Tangge yang dituturkan di Desa Tangge, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat,
  2. Dialek Manus yang dituturkan Desa Golo Meni dan Desa Mukun (Pong Bali), Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur,
  3. Dialek Rajong (Kesar) yang dituturkan di Desa Mbengan, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur; di Desa Nanga Meje dan Langga Sai Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur,
  4. Dialek Kepo yang dituturkan di Desa Mbengan, Gising (Elar Selatan), Golo Linus, dan Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan Kabupaten Manggarai Timur,
  5. Dialek Rembong di Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.

Persentase perbedaan dialek Manus dengan dialek Rajong (Kesar) sebesar 65%. Persentase perbedaan dialek bahasa Manus dengan dialek Kepo sebesar 60%. Persentase perbedaan dialek Manus dengan dialek Rembong sebesar 74%. Persentase perbedaan dialek Kepo dengan dialek Rembong sebesar 69%. Berdasarkan penghitungan dialektometri, isolek Manggarai merupakan bahasa tersendiri apabila dibandingkan dengan bahasa Sikka, Lamaholot, dan Komodo dengan persentase perbedaan antara 95%―100%.

Kata Ganti Orang

Aku : ‘Aku’
Hau : ‘Engkau’
Hia : ‘Dia’
Ami : ‘Kami’
Ite : ‘Kami’
Meu : ‘Kamu’
Ise : ‘Mereka’

Kata Ganti Penunjuk 

Ho’o : ‘Ini’
Hitu : ‘Itu’

Kata Bilangan

0 (nol) = nol
1 (sa) = satu
2 (sua) = dua
3 (telu) = tiga
4 (pat) = empat
5 (lima) = lima
6 (enem)= enam
7 (pitu) = tujuh
8 (alo) = delapan
9 (siok) = sembilan
10 (sepulu) = sepuluh
11 (sempulu sa) = sebelas
12 (sempulu sua) = dua belas
13 (sempulu telu) = tiga belas
14 (sempulu pat) = empat belas
15 (empulu lima) = lima belas
16 (sempulu enam) = enam belas
17 (sempulu pitu) = tujuh belas
18 (sempulu alo) = delapan belas
19 (sempulu siok) = sembilan belas
20 (suampulu) = suampulu

Sumber: Bahasa dan Peta Bahasa di Indonesia

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.