Candi Padang Roco Dharmasraya Sumatera Barat

Candi Padang Roco terletak di Jorong Sungai Langsek, Kenagarian Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya. Lokasi candi sendiri berada di sebuah pulau yang dipisahkan oleh sebuah sungai dengan nama Sungai Dareh. Hal yang mempersulit akses ke lokasi candi adalah transportasi dan yang kurang memadai karena hanya mengandalkan rakit untuk memobilisasi masyarakat.

Wilayah Dharmasraya pada dahulunya pernah menjadi pusat pemerintahan dan ibukota Kerajaan Malayu mulai tahun 1286 sampai dengan tahun 1347 M telah diakui oleh para sarjana sejarah dan arkeologi. Daerah Sungai Langsek sendiri merupakan lokasi ditemukannya lapik arca Amoghapasa yang dikirim oleh Raja Kertanegara ke Tanah Malayu. Candi Padang Roco merupakan candi bernafaskan agama Buddha. Keberadaan Candi Padang Roco merupakan salah satu bukti bahwa pada dahulunya wilayah ini pernah dijadikan sebagai pusat pemerintahan, sehingga perlu dibuat candi-candi sebagai sarana ibadah raja, keluarga dan rakyatnya.

Candi Padangroco memiliki peninggalan berupa 4 buah candi, yaitu Candi Padangroco I, II dan III.

Candi Padang Roco I

Candi Padang Roco I

Bangunan Candi I terdiri dari konstruksi susunan bata, berdenah bujur sangkar berukuran 21 m x 21 m, dengan tinggi bangunan tersisa 0,9 m. Pintu masuk dan tangga, yang menjadi arah hadap candi terletak pada sisi barat, sehingga bangunan Candi I tersebut berorientasi ke barat daya-timur laut. Pintu masuk/tangga bangunan ini dibuat semacam penampil yang menjorok ke muka sekitar 2,5 m dengan lebar 3,8 m. Pintu masuk tersebut memiliki 5 (lima) buah anak tangga. Pada sisi kiri dan kanan tangga masuk terdapat pipi tangga dengan panjang 2 m dan lebar 0,74 m. Adapun struktur pondasi bangunan candi berupa campuran antara kerikil, kerakal dan batu pasir dengan ketebalan 0,8 m dari lapis bata terbawah. Bagian bangunan yang masih utuh sampai sekarang (asli) adalah bagian kaki candi yang terdiri dari 26 lapis bata di sisi timur laut dan 22 lapis bata di sisi barat laut. Hal ini menunjukan bahwa dinding bata sisi timur laut relatif masih utuh jika dibandingkan dengan struktur sisi lainnya.

Candi Padang Roco II

Candi Padang Roco II (http://dharmasrayakab.go.id)

Merupakan candi yang terbuat dari konstruksi susunan bata, berdenah bujur sangkar dengan ukuran 4,4 m x 4,4 m. Sedangkan tinggi bangunan yang masih tersisa adalah 1,28 m. Pintu masuk dan tangga yang menjadi orientasi arah hadap candi terletak pada sisi barat, sehingga menjadikan bangunan tersebut berorientasi ke barat daya-timur laut.

Candi Padang Roco III

Candi Padang Roco III (http://dharmasrayakab.go.id)

Merupakan bangunan berstruktur bata dengan denah bujur sangkar yang terdiri dari 3 (tiga) undukan. Undakan pertama terletak pada bagian paling atas dengan ukuran 2 m x 2 m dengan tinggi bangunan yang masih tersisa terletak di bagian selatan dan terdiri dari 7 lapis bata. Sedangkan Candi IV masih berupa reruntuhan di sudut belakang Candi II.

Sumber: kebudayaan.kemdikbud

2 thoughts on “Candi Padang Roco Dharmasraya Sumatera Barat

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.