Candi Jabung Probolinggo Jawa Timur

Candi Jabung (https://id.wikipedia.org)

Candi Jabung merupakan salah satu candi Hindu peninggalan kerajaan Majapahit. Candi hindu ini terletak di Desa Jabung, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Struktur bangunan candi yang hanya dari bata merah ini mampu bertahan ratusan tahun. Arsitektur bangunan candi ini hampir serupa dengan candi Bahal yang ada di Bahal, Sumatera Utara. Luas keseluruhan lahan situs ini 5.246 m2 dan luas keseluruhan bangunan 115.6 m2.

Baca juga: Candi Bahal Tapanuli Selatan

Penelitian Candi Jabung pertama kali dilakukan oleh Regg. Hasil penelitiannya disebutkan dalam buku “History of Java” karya Th. Stamford Raffles tahun 1830. Tahun 1983/1984 – 1987/1988 dilakukan pemugaran Candi Jabung oleh Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jawa Timur.

Detil ukiran kepala kala di atas gawang relung (https://id.wikipedia.org)

Menurut keagamaan, Agama Budha dalam kitab Nagarakertagama, Candi Jabung di sebutkan dengan nama Bajrajinaparamitapura. Dalam kitab Nagarakertagama candi Jabung dikunjungi oleh Raja Hayam Wuruk pada lawatannya keliling Jawa Timur pada tahun 1359 Masehi. Pada kitab Pararaton disebut Sajabung yaitu tempat pemakaman Bhre Gundal salah seorang keluarga raja.

Bangunan Cagar Budaya Candi Jabung terdiri atas tiga bagian candi yaitu kaki, tubuh, dan atap candi. Kaki candi bertingkat tiga dan tubuh candi berada pada tingkat teratas dari kaki candi. Candi menghadap ke barat dan pada sisi barat terdapat tangga. Bagian sebelah barat kaki terdapat penampil tempat kedudukan tangga menuju ke tubuh candi. Pada ketiga sisi kaki candi penampilnya hanya berupa tonjolan yang tidak terlalu menjorok. Bentuk Candi Jabung mencerminkan konsep Caitya dalam bangunan suci Agama Buddha.

Candi Jabung (https://www.idsejarah.net)

Pada kaki candi tingkat pertama terdapat hiasan medalion, pilaster berhias motif binatang, dan motif daun menghias bingkai candi. Pada kaki teras ketiga terdapat relief cerita Sri Tanjung yang menggambarkan figur seorang perempuan sedang naik seekor ikan. Kisah Sri Tanjung bernuansakan Hindu-Saiwa, karena adanya peran Ra Nini atau Dewi Uma. Keunikan Candi Jabung terletak pada tubuh candi yang berbentuk silinder dengan pintu di sebelah barat. Di ambang pintu pada tubuh candi terdapat angka tahun 1276 saka/1354 masehi. Berdasarkan sisa-sisa bagian atap candi yang sudah rusak, atap Candi Jabung kemungkinan besar berbentuk stupa, namun yang tersisa hanya bagian anda saja.

Candi Jabung bernafaskan agama Buddha Mahayana. Walaupun tidak ada inskripsi yang menyebutkan tetapi dari ciri-ciri candi jelas sifat keagamaan tersebut. Candi Jabung memiliki keistimewaan yaitu merupakan satu-satunya bangunan candi zaman Majapahit yang tubuhnya berbentuk silindris yang pada beberapa sisinya diperkuat dengan pilaster sebagai paduraksa. Atap candi juga berbentuk lengkung yang sangat mungkin dasar stupa. Jadi berdasarkan arsitekturnya candi tersebut bernafaskan Buddha.

One thought on “Candi Jabung Probolinggo Jawa Timur

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.