Tarian Tradisional Tulungagung Jawa Timur

Keaneka ragaman seni budaya di Kabupaten Tulungagung merupakan asset yang cukup menggembirakan jika ditinjau dari segi kwantitasnya, sebab dari data yang tercatat terdapat lebih dari 6.000 seniman maupun organisasi kesenian atau sanggar dari berbagai jenis kesenian yang aktif termasuk di dalamnya para budayawan. Namun demikian dari segi kwalitas masih perlu terus diupayakan penyempurnaannya.

Tari Reog Kendang

Tari Reog Kendang (https://www.youtube.com)

Tarian tradisional yang menggambarkan tentang arak-arakan prajurit yang mengiringi rombongan raja pada jaman dahulu. Dalam tarian ini para penari menari sambil memainkan kendang sebagai attribute menarinya.

Tari Reog Kendang (http://kabare.id)

Tari Reog Kendang ini dimainkan oleh 6 orang penari yang masing-masing dari mereka membawa kendang. Dalam pertunjukan Reog Kendang tersebut penari menari dengan energik sambil mememainkan kendang mereka seirama dengan musik pengiring dan nyanyian lagu jawa. Alat musik yang digunakan oleh pengiring tersebut diantaranya adalah kenong, gong dan terompet.

Tari Jaranan Serentewe

Tari Jaranan Serentewe (https://blogkulo.com)

Tarian ini menggambarkan prajurit berkuda yang sedang berlatih perang menguji ketangkasan, mahir dan kemudian diuji kembali untuk berburu binatang. Beberapa wujud binatang dalam Jaranan Serentewe meliputi Celengan (Babi Hutan) dan Barongan sebagai penggambaran ular naga.

Tari Ambarang

Tari Ambarang (https://www.indonesiakaya.com)

Tarian ini merupakan garapan kreasi baru yang menceritakan tentang para pengamen jaranan di Tulungagung. Seni tradisi jaranan ini sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, diantara adalah jaranan serentewe, jaranan campursari, jaranan pegon, dan juga jaranan Jawa. Dalam tari Ambarang ini, seni jaranan yang diambil sebagai landasannya adalah jaranan serentewe. Jaranan jenis tersebut memiliki ciri khas pada gerakannya yang lebih agresif.

Tari Bedhaya Prajna Paramita

Merupakan tarian Selamat Datang, inspirasi para seniman menempatkan perempuan bernama Gayatri Rajapatni sebagai simbol kelembutan dan kasih sayang, yang menjadi ikon Kabupaten Tulungagung.

Tari Kuncaraning Bumi

Merupakan penggambaran pentingnya setiap insan bersyukur atas rahmat, hidayah dan rezeki yang diterima dari Tuhan Yang Maha Esa. Bentuk rasa syukur tersebut diwujudkan dalam satu tradisi yang disebut ’Buceng Robyong’. Ritual ini sudah menjadi kekayaan budaya masyarakat di Tulungagung yang hingga kini tetap dilestarikan.

One thought on “Tarian Tradisional Tulungagung Jawa Timur

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.