Tarian Tradisional Tuban Jawa Timur

Seni tari masih tetap eksis di daerah Tuban sebagai seni pergaulan sampai sekarang, dimana masyarakat “seniman” pesisir utara cenderung mempunyai warna tersendiri, dan bersinggungan dengan kehidupan mereka sebagai masyarakat pesisir yang banyak mengedepankan kesederhanaan dengan tetap mempertahankan kualitas estetika dan etika dalam bingkai gaya pesisiran.

Tari Gagar Mayang

Tari Gagar Mayang (https://brangwetan.wordpress.com)

Merupakan tarian asli Tuban yang menceritakan keseimbangan kehidupan antara manusia, alam, masyarakat dan Tuhan. Tarian ini dimainkan oleh 8 orang penari dengan di iringi musik akapela, yakni musik dari satu gendang dan satu gong, dikombinasikan musik mulut.

Tari Miyang

Tari Miyang (https://rulirahmaa.blogspot.com)

Tari Miyang yang menggambarkan kegigihan dan sema­ngat juang para wanita pesisir ketika para nelayan pergi melaut (Miyang). Mereka bersemangat dan gembira dalam menyambut datangnya para nelayan dengan harapan hasil tangkapannya melimpah.

Tari Tayub

Tari Tayub Tuban (https://investor.id)

Tari yang memanggul konten rohani; ekspresi ketulusan dan kejujuran. Tayub berarti “Ditata kanti guyub” (ditata hingga menyatu, selaras, serasi, seimbang).

Artinya, melalui seni tari ini ada upaya pemberdayaan agar masyarakat makin bersatu dalam kebersamaan. Gerak tidak hanya diberi arti dari sudut estetikanya, melainkan menemukan filsafatnya.

Sebuah tarian pergaulan yang disajikan dalam rangka menjalin hubungan sosial masyarakat dalam kesetaraan.

Tari Sasanduran

Sasanduran merupakan tari yang diambil dari kesenian Sandur yang memang merupakan salah satu kesenian khas Tuban. Musik untuk mengiringi Sasanduran bukan berasal dari gamelan, melainkan musik mulut para pemain dengan sedikit tambahan perkusi.

Tari Lencir Kuning

Tari Lencir Kuning (https://ayohanapratiwi.blogspot.com)

Tari yang memiliki makna lencir yang artinya kecil dan kuning artinya warna yang ditujukan pada kulit penari wanita yang berwarna kuning. Penciptaan tarian ini berpijak pada kesenian Sandur.

Tari Gacar Kacang

Tari Gacar Kacang (https://ayohanapratiwi.blogspot.com)

Gacar, dalam sosiologi masyarakat Tuban berarti mengambil sisa-sisa panen hasil pertanian, hingga muncul istilah gacar kacang, gacar jagung, dan gacar hasil pertanian lainnya.

Tarian ini karya Sumardi, S.Pd., guru SMP Negeri 6 Tuban, Jawa Timur, dibawakan oleh 3 orang penari perempuan dengan membawa wadah sebagai simbol tempat menaruh hasil gacaran. Ditampilkan secara dinamis yang melambangkan semangat masyarakat Tuban dalam bekerja.

One thought on “Tarian Tradisional Tuban Jawa Timur

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.