Agar Perhiasan Berbahan Hewan dan Tumbuhan tetap Cantik

Perhiasan berbahan hewan dan tumbuhan

Perhiasan berbahan hewan dan tumbuhan seperti serat alam, akar, batang , daun, kayu, tulang, gigi, kulit, cangkang dan lainnya sangat jarang dijadikan investasi. Kebanyakan dikoleksi untuk keperluan fashion. Itu mengapa perhiasan jenis ini kebanyakan dijumpai dalam desain unik yang kental dengan nuansa etnik.

Sayangnya, hal ini menjadikan perhiasan berbahan hewan dan tumbuhan rentan rusak. Untuk merawatnya, berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan.

 Bros dan Kalung dari tulang hewan (https://gpswisataindonesia.info)

  1. Simpan perhiasan berbahan tumbuhan dan hewan di wadah kering dan kedap udara yang dilapisi dengan kain halus seperti beluduru untuk mencegah jamur dan memudarnya warna.
  2. Gunakan wadah dengan penyekat untuk mencegah perhiasan saling bergesekan.
  3. Hindari kontak langsung dengan make-up atau bahan kimia lain.
  4. Gunakan kuas berbulu lembut untuk membersihkan debu-debu yang menempel pada permukaan perhiasan.
  5. Jangan gunakan pemutih pakaian serta pembersih beralkohol untuk membersihkan perhiasan.
  6. Jangan memakai perhiasan saat berkeringat dan berenang agar warna perhiasan tetap terjaga.

Pada dasarnya, dibutuhkan ketelanenan dalam merawat dan menyimpan perhiasan berbahan hewan dan tumbuhan. Selalu bersihkan perhiasan Anda setelah dipakai dan lakukan pembersihan rutin minimal seminggu sekali.

Sumber: Majalah Dekranas Kriya Indonesia Craft, Edisi 37 Agustus 2017 (E-book)

Follow me!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.