Candi Sumur Sidoarjo Jawa Timur

Candi Sumur, Sidoarjo, Jawa Timur (https://www.kompasiana.com)

Candi Sumur terletak di Dusun Candipari Wetan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Candi ini batas utaranya berbatasan dengan jalan lingkungan desa, bagian barat, selatan dan timur berbatasan dengan pekarangan penduduk. Candi ini letaknya tidak jauh dari Candi Pari. Terdapat sebuah struktur candi yang telah mengalami proses rekonstruksi.

Candi ini terbuat dari bata merah, berbentuk persegi dengan ukuran 8 x 8 m dan 10 m dan menghadap ke Barat. Di candi ini juga ditemukan umpak dan doorpel yang diperkirakan memiliki konteks dengan candi masa Majapahit, sekitar abad XIV dan berlatar belakang Hindu. Baik candi Sumur atau Pari telah ditemukan pada 16 Oktober 1906.

Candi Sumur, Sidoarjo, Jawa Timur

Cerita Rakyat

Tidak banyak data sejarah maupun arkeologi yang dapat dikumpulkan dari candi ini, hanya tradisi lisan masyarakat setempat yang menghubungkan Candi Sumur dan Candi Pari dengan hilangnya seorang kerabat Raja Majapahit yang tidak tinggal di Istana. Raja Hayam Wuruk membangun candi itu untuk mengenang Joko Pandelegan yang telah menyelamatkan kerajaan Majapahit dari bahaya kelaparan. Waktu itu, kata Roni, di sebuah desa bernama Kedungtas hidup seorang pemuda bernama Joko Walangtinuk. Pemuda itu mempunyai sahabat bernama Joko Pandelegan. Lantas, mereka berdua membabat hutan untuk ditanami padi. Hasil panen padi itu pun melimpah hingga terdengar sampai kerajaan Majapahit. Mendengar keberhasilan itu, Raja Hayam Wuruk mengirim tentara kerajaan untuk meminta padi dibawa ke istana. Sebagai ucapan terima kasih, Raja Hayam Wuruk memberikan Joko Walangtinuk jabatan dan dia diajak untuk mengabdi ke istana. Pemuda itu mau mengabdi asalkan bisa mengajak sahabatnya yang bernama Nyi Roro Walang Angin ingin tetap bertahan di desa itu. Lantas, Joko Pandelegan memasuki sebuah lumbung, sedangkan Nyi Walang Angin memasuki sebuah sumur. Keduanya lalu menghilang dan moksa. Untuk mengenang keduanya, Raja Hayam Wuruk membangun sebuah candi yang diberi nama Candi Pari dan Candi Sumur kedua Candi itu dengan Candi Lanang dan Candi Wedok.

One thought on “Candi Sumur Sidoarjo Jawa Timur

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.