Wisata Sejarah di Kabupaten Tegal Jawa Tengah

Kabupaten Tegal, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, dengan ibukotanya adalah Slawi, sekitar 14 km sebelah selatan Kota Tegal.

Wilayahnya yang kaya akan jejak peninggalan kesejarahan sebagai penanda bahwa Kabupaten Tegal sebagai tlatah kawasan tak dapat dilepaskan dari keterkaitan garis sejarah hingga membentuk kawasan sekarang ini.

Situs Purbakala Semedo

Situs Semedo terletak di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah, kurang lebih 23,8 KM dari pusat Kota Slawi, Kabupaten Tegal.

Sejarah

Situs ini mulai dikenal sejak tahun 2005, ketika beberapa orang penduduk Desa Semedo, Dakri, Duman, Sunardi dan Anshori menemukan fosil-fosil binatang vertebrata di kawasan hutan Semedo. Kemudian LSM Gerbang Mataram mengekspos temuan fosil-fosil binatang vertebrata dari hutan Semedo ke media cetak dan elektronik. Kemudian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal melaporkan temuan tersebut kepada Bupati Tegal, dan meminta kepada Balai Arkeologi Yogyakarta untuk melakukan penelitian. Mengingat temuan tersebut sangat penting dan dapat memberikan gambaran mengenai evolusi fauna dan lingkungan purba pada Kala Plestosen, khususnya di Kabupaten Tegal, maka Balai Arkeologi Yogyakarta segera melakukan peninjauan ke lokasi penemuan guna melakukan identifikasi temuan dan pengelolaan situs ke depannya.

Letak Geografi

Perbukitan Semedo terhampar sekitar 2,5 kilometer (https://hendraxsap.wordpress.com)

Terletak di jajaran Pegunungan Serayu Utara, setinggi 148 meter di atas permukaan laut, situs ini telah memberikan data tentang evolusi manusia, budaya, dan lingkungan setidaknya sejak 1,5 juta tahun yang lalu. Luasan situs berdasarkan sebaran temuan menunjukkan areal yang luas, paling tidak 3×3 km persegi. Terhadap fisiografi Pulau Jawa, daerah penemuan ini merupakan bagian paling barat dari Jajaran Pegunungan Serayu Utara dan merupakan batas Pulau Jawa bagian timur pada akhir Kala Pliosen, ketika Jawa Tengah masih berada di bawah laut sekitar 2,4 juta tahun yang lalu.

FaunaBiostratigrafi paleontologi bertebrata Jawa, diambil dari Hertler dan Rizal, 2005 (https://hendraxsap.wordpress.com)

Data fauna purba yang dapat ditemukan menunjukkan kuantitas fosil binatang vertebrata yang sangat prima degan ditemukannya banyak spesies binatang seperti Stegodon s.p., Mastodon s.p., Elephas s.p., Bovidae, Rhinoceros s.p., Suidae, Cervidae, dan Hippopotamus.

Penemuan Gajah Purba di Kabupaten Tegal (https://hendraxsap.wordpress.com)

Binatang akuatik pun telah hadir di lingkungan purbanya sejak 2 juta tahun yang lalu.

Indikasi keberadaaan Homo erectus di Situs Semedo telah ditemukan sejak penelitian pada tahun 2007. Tidak kurang dari 300 artefak berbagai jenis dan bahan telah ditemukan. Fosil manusia purba ditemukan di Semedo pada tahun 2011. Spesimen Semedo 1 merupakan pecahan atap tengkorak bagian belakang yang mengkonservasi bagian parietal kanan dan kiri, serta sebagian occipitas bagian atas. Morfologi Semedo 1 identik dengan tengkorak dari Grogol Wetan, Sangiran, sehingga dari perbandingan ini usia Homo erectus Semedo 1 diketahui. Mereka hidup di Semedo pada Kala Plestosen Tengah, sekitar 700.000 tahun yang lalu.

Museum Semedo

Gapura Museum Semedo Kabupaten Tegal (https://www.kompasiana.com)

Pada Tahun 2015 telah dibangun museum semedo melalui anggaran APBN, dan Pemerintah Kabupaten Tegal telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan tanah pengembangan Situs Semedo dan perbaikan infrastruktur jalan menuju Situs Purbakala Semedo dalam APBD Tahun 2014.

Rencana bangunan Museum semedo Kabupaten Tegal (https://bappeda.tegalkab.go.id)

Fosil yang ditemukan di Semedo mencapai ribuan dan artefak sekitar 400 buah. Fosil dan artefak itu sudah saatnya dipajang di museum yang layak sehingga dapat bercerita dan terpelihara.

Pabrik Gula Pangka

Pintu Gerbang Pabrik Gula Pangka

Pabrik Gula Pangka Desa Pangkah, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. PG Pangka didirikan pada tahun 1832 oleh NV. Mijtot Exploitatie Dert Suiker Fabriken, dikelola oleh Kozy and Sucier yang berkedudukan di Surakarta.

Mesin Uap buatan tahun 1917

Ribuan orang bekerja sebagai pegawai Pemerintah Belanda waktu itu. Mereka dipaksa bekerja tanpa upah dan makan yang cukup untuk membangun dan menjalankan pabrik ini.

Kereta Tua Pengangkut Tebu

Untuk transportasi, pabrik ini masih menggunakan rel kereta tebu yang dibangun sekitar tahun 1915 menggunakan lokomotif uap. Lokomotif dengan bahan bakar dari ampas tebu dan kayu masih digunakan sebagai pembawa tebu dari perkebunan. Ini menarik wisatawan terutama dari Eropa untuk mengunjungi untuk mempelajari sejarah dan menikmati keunikan tanaman ini yang sangat jarang ditemukan di negara mereka.

Informasi lebih lanjut hubungi

PTP. NUSANTARA IX (Persero) PG PANGKA
Jl. Raya Pangkah, Slawi, Kabupaten Tegal 52471
Telp: (62283) 6195550, Fax: (62283) 6195545
Kontak: Humas PG Pangka

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.