Batik Motif Meru

Motif Meru (https://www.buatbunda.com)

Kata meru berarti Gunung Mahameru. Gunung ini dianggap dalam mitologi Hindu sebagai tempat tinggal atau singgasana bagi Tri Murti, yaitu Sang Hyang Wisnu, Sang Hyang Brahma, dan Sang Hyang Siwa.

Meru juga merupakan ragam hias berbentuk segitiga sebagai lambang persemayaman dewa berupa bangunan yang terdapat di kuil, merupakan tempat persembahan, terdiri atas 3-11 atap atau tingkat (di Bali); dan juga atap bangunan pura yang bersusun dan semakin ke atas semakin kecil.

Motif Meru (https://www.mikirbae.com)

Meru melambangkan unsur yang berhubungan dengan bumi atau daratan (tanah), sebagai salah satu dari empat unsur hidup (bumi, api, air, dan angin). Meru menggambarkan proses hidup tumbuh di atas tanah. Proses ini yang disebut dengan semi, dan hal-hal yang menggambarkan semi disebut semèn (Susanto, 1980: 261).

Meru merupakan penggambaran gunung yang berkedudukan sebagai sebuah tempat yang penting dalam mitologi Hindu sebagai simbol kekuatan (Ions, 1967: 109).

Motif Meru (https://www.anneahira.com)

Makna dari ragam hias meru merupakan manifestasi yang berkaitan dengan kepercayaan manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Manusia sebagai bagian dari alam semesta ini hendaknya senantiasa menjaga keseimbangan dan keselarasan antara mikrokosmos dan makrokosmos.

Hal ini juga berkaitan sebagai sumber dari segala kehidupan, sumber kemakmuran,  dan segala sumber kebahagiaan hidup di dunia. Oleh karena itu, meru digunakan sebagai motif batik agar si pemakai selalu mendapatkan kemakmuran  dan kebahagiaan.

One thought on “Batik Motif Meru

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.