Tarian Tradisional Klaten Jawa Tengah

Klaten adalah salah satu kota di wilayah Jawa Tengah yang banyak memproduksi berbagai macam kerajinan, sehingga kota Klaten dijuluki kota sentra kerajinan. Sebagai salah satu hasil kerajinannya adalah produksi kain lurik dan payung kertas khas Klaten.

Tari Luyung

Tari Luyung (https://myimage.id)

Tari Luyung ini adalah tarian kreasi baru karya Tejo Sulistyo pada tahun 2010 di Klaten, Jawa Tengah, turut mempromosikan potensi daerah Klaten yakni lurik dan payung, hingga terbentuk kata “Luyung”. Payung dibuat oleh pengrajin di kecamatan Juwiring dan Lurik dibuat oleh pengrajin di kecamatan Pedan.

Tari Luyung (https://myimage.id)

Dalam tarian ini menggunakan properti Payung dan penarinya mengenakan pakaian Lurik, menggambarkan sekelompok remaja putri yang sedang belajar menenun kain. Hasil karya mereka berupa kain lurik yang indah dan elok yang dibuat pakaian tradisional yang sangat menawan, sambil bermain payung yang beraneka ragam warnanya, mereka memamerkan keindahan pakaian lurik tersebut kepada teman-temannya.

Gerakan dan Pakaian Penari

Tari Luyung (https://myimage.id)

Grakan tarian ini berupa gerak tari cara membuat kain lurik, seperti gerakan menenun, memintal benang, menjemur sampai melipat dan menyimpan kain lurik. Sedangkan busana yang di kenakan para penari berupa hiasan rambut, anting, kalung, kebaya lurik, kemben lurik, sabuk, dan rok lurik.

Tari Lurik Asri

Tari Lurik Asri (https://ppid.jatengprov.go.id)

Tari Lurik Asri menggambarkan seseorang yang nampak anggun, serasi, rapi, dan indah disaat mengenakan lurik.

Terciptanya tari Lurik Asri terinspirasi oleh adanya potensi daerah Klaten yang ada di wilayah Kecamatan Pedan, Bayat, dan sekitarnya. Wilayah tersebut merupakan bagian wilayah Klaten penghasil kerajinan lurik.

Tari Lurik Asri (http://www.socimage.com)

Tari Lurik Asri tidak lepas dari gagasan bapak Sumarsana selaku pendiri Sanggar Bandung Bondowoso, bekerja di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta sebagai staf bagian Pranata Laboraturium Fakultas Seni Pertunjukan dan pengajar karawitan.

Bapak Sumarsana kemudian memilih bapak Hartanto untuk menjadi koreografer tari Lurik Asri. Beliau adalah seniman yang bergelut di bidang tari. Ia lulusan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan bekerja sebagai dosen seni tari di ISI Surakarta.

Beberapa unsur Tari Lurik Asri

Adapun unsur-unsur dalam tari Lurik Asri yang menonjolkan lurik :

  1. Gerak : terdapat ragam-ragam gerak meliputi njereng kain, rampak, narik benang, menenun, lampah kemayu, egolan lurik, dan kebyak egol lurik.
  2. Iringan : menggunakan gamelan laras slendro pathet manyuro, terdapat tembang Ngagem Lurik dan Jineman Lurik.
  3. Properti : kain lurik yang berbentuk persegi panjang seperti selendang digunakan pada saat menari untuk memamerkan lurik hasil kerajinan Kabupaten Klaten.
  4. Kostum : kostum tari berbahan lurik untuk menggambarkan keindahan dan keanggunan mengenakan busana lurik.
  5. Rias : tata rias menggunakan rias cantik yang menggambarkan seseorang yang cantik, anggun, dan indah serasi dengan keindahan busana lurik

One thought on “Tarian Tradisional Klaten Jawa Tengah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.