Perhiasan Tradisional Melayu

Perhiasan merupakan pelengkap atau asesoris dalam berpakaian adat Melayu baik pria maupun wanita. Perhiasan pria berupa, tali pinggang besar (seperti tali pinggang jemaah haji), jam gantung, tongkat, cincin dan lain sebagainya. Sedangkan perhiasan wanita Melayu umumnya berupa:

Pending

Pending

Merupakan pengancing tali pinggang atau kepala tali pinggang yang dirancang dan dihias indah dengan berbagai-bagai motif. Pending biasanya dipakai oleh kaum lelaki dan wanita Melayu sebagai pelengkap pakaian adat. Kaum lelaki menggunakannya untuk mengikat kain dan kaum wanita pula, terutamanya di Kelantan, memakai pakaian yang popular Cik Siti Wan Kembang, seorang pemerintah wanita yang terkenal dalam kurun ke-15 yang turut memakai pending. Sekarang, Pending berbentuk bujur seperti mata manusia, bulat, segi empat dan sebagainya. Pending yang dipakai oleh pembesar-pembesar Melayu dan raja yang memerintah dibentuk dengan menggunakan emas atau suasa. Ada juga yang dibuat dari perak atau tembaga.

Dokoh

Dokoh

Merupakan salah satu aksesori tradisional wanita yang dipakai di leher yang mempunyai tiga susun atau lebih plat yang diperbuat daripada timah, tembaga atau logam.

Dahulu, dokoh dipakai pada baju kebaya, juga sering digunakan sebagai perhiasan pasangan pengantin. Kini, penggunaannya tidak lagi terbatas lagi dapat juga dipakai pada baju kurung.

Cucuk Sanggul

Cucuk Sanggul

Pada masa lalu, kebanyakan wanita Melayu memiliki  rambut panjang, hingga tidak memerlukan rambut palsu untuk menyanggul rambutnya. Cucuk sanggul digunakan didepan sanggul atau dibelakang kepala, dibuat dari emas atau perak. Cucuk sanggul ini biasanya dipakai dalam jumlah tiga, lima atau tujuh pada pengantin perempuan dan penari tradisional.

Cucuk Sanggul berurai

Caping

Caping (https://jantungmelayu.com)

Caping merupakan hiasan tubuh bagi anak-anak.  Caping biasanya dibuat dari logam yang berbentuk daun ara tanpa ukiran.  Caping dibuat dari berbagai-bagai bahan seperti emas, perak, tembaga kuning dan merah, kulit kerang, tempurung, kayu dan kadangkala berbagai-bagai bahan yang dijalin, ditempah atau dipaterikan, berbahaya bagi kesehatan anak-anak.

Caping diperkenalkan oleh orang India sejak jaman Sriwijaya, sekitar kurun ke tujuh hingga ke-13 Masihi. Caping digunakan secara meluas oleh anak-anak perempuan di utara dan di pantai timur Semenanjung Malaysia.

Hiasan Telinga (Anting)

Anting Sunting Malar

Terdapat jenis hiasan telinga peninggalan jaman dahulu, berupa Sunting Malar merupakan satu-satunya hiasan yang dipasang di telinga, dibuat dari perak ataupun emas.  Sunting malar biasanya dipakai oleh penari-penari di istana raja berasal dari Thailand, yang dibawa masuk oleh orang Melayu Patani, dan juga dari India.  Sunting Malar ini masih popular di kalangan wanita Kelantan terutama penari-penari dan juga dipakai oleh pengantin perempuan.

Gelang Kaki

Gelang kaki

Gelang kaki adalah salah satu aksesoris yang membuat penampilan wanita menjadi lebih manis dan feminin. Itulah sebabnya, banyak wanita yang tertarik untuk menggunakan gelang kaki sebagai pelengkap dari penampilannya.

Sumber: cikgumisnah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.