I.K.Y.K Rilis Baju Ramah Lingkungan yang Bisa Dicuci Tanpa Deterjen

Membuka tahun 2018, label fashion lokal I.K.Y.K membuat gebrakan dengan merilis produk illustration printed. Sebelumnya, koleksi I.K.Y.K selalu terdiri dari wana solid dan netral. Kali ini, ia berani mengeluarkan warna yang lebih pastel dengan motif abstrak.

Koleksi ini merupakan kolaborasi I.K.Y.K dengan STYLEHAUS, sebuah private label besutan JD.ID. Masih bernapaskan modest fashion khas I.K.Y.K, koleksi yang ditawarkan mengangkat konsep eco friendly. Sebagian bahannya daur ulang. Koleksi busananya pun bisa dicuci tanpa deterjen, cukup menggunakan air hangat. Sebuah ide cemerlang untuk mengurangi limbah kimia.

STYLEHAUS sendiri sudah mulai berproduksi sejak November 2017. Kolaborasi bersama I.K.Y.K merupakan kali kedua setelah sebelumnya ia bekerjasama dengan Barli Asmara. Kolaborasi pertamanya itu mendapat respon yang bagus dari pasar. Agar lebih variatif, kali ini JD.ID menggandengan I.K.Y.K yang punya mood berbeda dengan Barli Asmara.

“STYLEHAUS menantang kami untuk membuat produk yang berbeda dari biasanya. Kolaborasi ini harus menghasilkan sesuatu yang fresh. Maka dari itu I.K.Y.K mencoba memberikan warna-warna baru dengan illustration printed untuk pertama kalinya,” ungkap Creative Director I.K.Y.K, Anandia Putri, saat acara peluncuran di Qubicle Center, Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (25/1/2018).

Koleksi STYLEHAUS X I.K.Y.K terdiri dari 19 pakaian dan 4 jenis scarf. Bahan yang digunakan didominasi oleh katun yang lebih ringan dari koleksi I.K.Y.K terdahulu. Scarf yang diluncurkan menggunakan bahan voal dengan serat yang lebih bertekstur. Warna-warna pastel seperti biru langit, merah muda, dan putih membuat koleksi I.K.Y.K tampak berbeda dari biasanya.

Meskipun koleksi kolaborasi, I.K.Y.K tetap mempertahankan DNA desainnya. Warna-warna earth tone tetap bisa ditemukan pada koleksi pakaiannya. Kita masih bisa menemukan atasan-atasan yang oversized serta outerwear dengan kerutan khas I.K.Y.K. Anandia Putri juga tetap menguatkan modest fashion di koleksi ini, agar bisa dipakai oleh yang berhijab maupun tidak.

Anandia Putri pun mengakui tren scarf motif masih jadi primadona. Namun ia ingin karyanya ini hanya dibuat dalam jumlah terbatas dan eksklusif. Produk scarf dibandrol di harga Rp 299.000 sedangkan pakaiannya berkisar antara Rp 299.000 hingga Rp 798.000.

Sumber: wolipopdetik

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.