Hutan Mangrove di Provinsi Banten

Peta wilayah Provinsi Banten ((https://petatematikindo.wordpress.com))

Provinsi Banten yang memiliki panjang garis pantai 816,99 km (termasuk pulau-pulau kecil), keberadaan hutan mangrovenya menyebar tidak merata di seluruh pantai dan pesisir, paling banyak dijumpai di pantai utara yang mempunyai topografi dangkal dan terlindung. Lokasi keberadaan mangrove dan luasnya di Provinsi Banten secara lengkap dapat di lihat pada table berikut :

Keberadaan dan luas Hutan Mangrove di Banten (https://endartowi.blogspot.co.id)

Abrasi

Di Banten, abrasi terjadi di beberapa tempat seperti di Pantai Tanjung Pasir dan Tanjung Kait di Kab.Tangerang, Desa Lontar dan Tirtayasa serta Pasauran di Kab.Serang, Desa Mekarsari Pulo Merak dan Merak Beach Hotel di Kota Cilegon, Pantai Labuan dan Teluk Lada di Kab. Pandeglang, serta Pantai Suka Hujan dan Cihara di Kab. Lebak. Khususnya abrasi di Pasauran bahkan telah mencapai bahu jalan raya, sementara abrasi di desa Lontar prosesnya dipercepat dengan adanya kegiatan penambangan pasir laut yang berdekatan dengan pantai.

Peta Sebaran hutan Mangrove di Indonesia tahun 2014 (https://www.pressreader.com)

Hutan Mangrove

Hutan Mangrove di Provinsi Banten dibagi menjadi dua wilayah:

1. Wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa

  • Kota Cilegon
  • Kabupaten Serang
  1. Hutan Mangrove Cagar Alam Pulau Dua
  • Kota Serang
  • Kabupaten Tangerang

2. Wilayah Pantai Selatan (Pansel) Jawa

  • Kabupaten Pandeglang
  1. Hutan Mangrove Taman Nasional Ujung Kulon Pandeglang Banten
  • Kabupaten Lebak

Leave a Reply