Tarian Tradisional Kabupaten Tegal

Kata Tegal mungkin sebagian besar masyarakat kita akan berkonotasi dengan “Warteg” (Warung Tegal) yang menyajikan makanan serba murah.

Yang perlu kita tahu Kabupaten Tegal yang terletak kedua di ujung baratĀ  provinsi Jawa Tengah ini memiliki khasanah budaya yang cukup menarik untuk ditelusuri keberadaan Tarian Tradisional yang ada.

Ibu Suwitri, maestro tari tradisional Topeng kabupaten Tegal yang mengenalkan sejak dasawarsa 1960-an denganĀ 6 (enam) jenis tarian topeng saja.

Keenam tari topeng inilah yang hingga saat ini masih aktif ditarikan dalam setiap acara di Kabupaten Tegal. Yuk kita simak satu persatu tariannya:

1. Tari Topeng Endel

Tari Topeng Endel, tari yang begitu familiar bagi baik Kota Tegal maupun Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Tari ini hanya ditarikan oleh perempuan saja karena sifat dari tari topeng ini adalah lenjeh (genit atau kenes), gemulai, terampil, dan berani. Tarian ini bisa ditarikan perseorangan maupun bersama-sama (kolosal) dan bisa ditarikan pada berbagai macam acara.

Tari Topeng Endel

Gerak penari memperlihatkan bayangan seolah sedang bercumbu dengan pangeran. Gemulainya para penari yang bergerak-gerak begitu lembut disertai dengan entakan gamelan, mampu menghipnotis siapapun yang menonton. Busana yang digunakan untuk Tari Topeng Endel mirip dengan kostum yang dikenakan penati Tari Gambyong. Dengan diiringi gending lancaran ombak banyu laras slendro manyuro, penari akan memperlihatkan bagaimana sosok wanita Jawa yang sesungguhnya. Penuh dengan sikap halus serta lembut nan keibuan. Sifat wanita ini sebenarnya tidak diartikan, bahwa seorang wanita Jawa adalah wanita terjajah. Tari Endel pernah tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan peserta terbanyak, yaitu 1.700 terdiri dari murid-murid sekolah dasar, bertempat di Kantor Pemerintah Kabupaten Tegal dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-470 kabupaten tersebut.

Tari Topeng Endel (https://www.imgrum.org)

2. Tari Topeng Panji

Tari ini menggambarkan tokoh Panji , seseorang yang gagah berani dan berwatak halus. Sehingga gerakan-gerakannya terlihat halus.

3. Tari Topeng Kresna

Tarian ini menggambarkan tokoh Kresna yang ada dalam wayang kulit Purwo. Karakter dari Kresna sendiri adalah cerdik, sakti, berwibawa, tidak sombong, arif, dan bijaksana dan dari gerakannya yang tegas, tegap, dan langkahnya pasti.

4. Tari Topeng Layapan Alus

Tarian ini menggambarkan tokoh yang bernama Bambangan, seorang kesatria yang gagah berani, cerdik, tangkas, memiliki watak halus, dan berbudi luhur. Gerakan tarian ini halus dan lincah.

5. Tari Topeng Patih (Ponggawa)

Tarian ini menggambarkan tokoh patih atau ponggawa kerajaan. Seorang patih yang digambarkan sebagai seorang kesatria, gagah berani, cerdik, tangkas, dan luhur budi pekertinya. Gerakan tarian ini lincah.

6. Tari Topeng Kelana

Tarian ini menggambarkan seorang tokoh Kelana. Kelana merupakan tokoh yang mempunyai pribadi yang gagah berani, cerdik, tangkas, dan luhur budinya. Gerakannya tegap dan lincah.

Sumber: infotegal

Spread the love

One thought on “Tarian Tradisional Kabupaten Tegal

Leave a Reply