Desa Wisata Waturaka Ende NTT

 Persawahan dan beberapa rumah di Desa Waturaka (https://www.boyhavetogo.com)

Desa Wisata Waturaka, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan jarak kurang lebih 54 km dari Kota Ende yang dapat ditempuh dengan 2 jam perjalanan. Menjelang masuk ke kawasan desa ini, para wisatawan akan dimanjakan dengan keindahan pemandangan pegunungan dengan suhu udara yang dingin, terletak di bawah kaki Gunung Kelimutu ini. Hamparan sawah dengan beragam tanaman holtikultura terdapat di kawasan menuju desa ini.

Baca juga: Taman Nasional Kelimutu

Selain mengandalkan keindahan dan keunikan alam yang ada seperti potensi wisata air terjun dan air panas Kolorongo, Desa Waturaka juga mengedepankan nilai-nilai budaya, lewat membangun relasi bersama masyarakat setempat untuk pengunjung. Termasuk di dalamnya, pengembangan homestay milik masyarakat.

Air Terjun Muru Keba (https://www.boyhavetogo.com)

Desa Wisata Waturaka merupakan salah satu dari 24 komunitas adat suku Lio yang menjadi penyangga Kawasan Taman Nasional Kelimutu. Iklim dan keadaan alam yang sejuk dan tanahnya yang subur memberikan peluang bagi penduduk lokal untuk berusaha dalam bidang pertanian atau agraris dengan tanaman lokal yang unik dan bernilai ekonomis. Perkebunan rakyat yang ditanami berbagai tanaman seperti: tomat, lombok atau cabai, wortel, sayur-sayuran dan kentang merupakan sisi lain yang bisa disaksikan saat menuju dan kembali dari Danau Kelimutu. Keberadaan lokasi perkebunan agrowisata Waturaka selain sebagai sumber penghasilan masyarakat dapat juga menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam memperkuat image dan memperkaya daya tarik Kawasan Wisata Kelimutu.

Air panas Kolorongo yang berada di tengah areal persawahan di desa wisata Waturaka (https://www.mongabay.co.id)

Pariwisata berbasis Masyarakat (Community Based Tourism atau CBT)

Guest house yang dikembangkan bersama warga (https://www.mongabay.co.id)

Merupakan konsep pembangunan pariwisata dengan mengedepankan partisipasi dan peran aktif masyarakat, yang berbasis konsep pariwisata ramah lingkungan.

Dengan CBT segenap potensi wisata dapat dimaksimalkan dan dikelola oleh masyarakat. Masyarakat pun akan turut memelihara, menjaga, dan melestarikan apa yang menjadi potensi mereka. Dengan demikian konsep CBT, dimulai dari bawah, dimana masyarakat ikut merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan.

Turis yang terlibat langsung dalam aktivitas bersama warga (https://www.mongabay.co.id)

“Turis betah karena mereka terjun langsung ke masyarakat dan berbaur bersama, bahkan masak juga sama-sama.Mereka diajak ke sawah dan bermain dengan anak-anak dan ikut bekerja membangun rumah. Ini yang tidak ada di negara mereka sehingga mereka senang dan terkesan. Kami juga miliki sanggar dan saat ada tamu kami pentas juga,” papar Robert, dikutip dari mongabay.

Spread the love

One thought on “Desa Wisata Waturaka Ende NTT

Leave a Reply