Senjata Tradisional Papua

Senjata Tradisional Papua

Oct 7, 2017 1 By admin

Dalam budaya masyarakat Papua, senjata memegang peran penting bagi kehidupan mereka. senjata berfungsi sebagai alat untuk mempertahankan hidup, baik untuk mendapat hewan buruan, melindungi diri dari musuh, serta berperang melawan kelompok suku lain yang mengganggu daerah kekuasaannya.

Busur dan Panah

Yang paling populer dan sering digunakan dari beragam varian senjata tradisional Papua adalah busur dan panah. Senjata ini umumnya digunakan untuk berburu babi dan hewan liar lainnya. Selain itu, seringnya konflik antar kelompok yang terjadi membuat senjata ini juga kerap digunakan untuk berperang. Busur terbuat dari kayu rumi dengan seutas tali dari rotan. Sementara anak panahnya terbuat dari kayu dengan mata panah dari tulang hewan yang diruncingkan. Mata panah ini biasanya dibubuhi cairan racun dari getah tumbuhan hutan untuk menambah efek luka.

Tombak Papua

Tombak digunakan untuk berburu dan perang. Ia dibuat dari kayu pada pegangannya dan batu atau tulang tajam sebagai matanya. Seiring perkembangan zaman, di masa kini mata tombak kerap ditemukan terbuat dari logam. Selain itu, modifikasi mata tombak yang beragam seperti pada gambar di bawah ini juga tak jarang dijumpai.

Pisau Belati

Pisau Belati pada umumnya dibuat dari bilah logam, di Papua justru hanya terbuat dari tulang kaki burung kasuari , burung endemik Papua. Tulang kaki burung kasuari dipilih karena mudah dibentuk dan ditajamkan tapi tetap memiliki struktur yang kuat. Pada gagang atau pegangan senjata tradisional Papua ini biasanya juga dilengkapi dengan hiasan bulu burung kasuari atau serat alam.

Kapak Batu

Kapak batu biasa digunakan oleh masyarakat Suku Asmat sebagai alat untuk menebang pohon dan membantu mereka dalam proses pembuatan sagu. Lebih dari sekadar senjata, kapak batu bagi Suku Asmat merupakan benda yang mewah, mengingat cara pembuatannya yang rumit dan bahan baku batu nefrit yang sulit ditemukan. Bahkan, karena dianggap sangat berharga, kapak batu oleh masyarakat Suku Asmat sering dijadikan mahar dalam suatu pernikahan.

Sumber: Adattradisional