Keistimewaan Motif Batik Banji

Berbicara mengenai motif batik, anda tentu tidak bisa melupakan kenyataan bahwa Indonesia itu sangat kaya akan motif batik. Bahkan hampir semua daerah di Indonesia pada umumnya juga memiliki motif batik dengan ciri khasnya masing-masing.

Diantara sekian banyak motif batik yang biasa diaplikasikan pada kain tradisional Indonesia, terdapat satu motif batik yang cukup unik dan eksklusif. Mungkin banyak di antara anda yang sudah mengenalnya. Motif batik yang dimaksud yaitu berupa pola batik banji yang juga termasuk ke dalam deretan motif batik tertua di Indonesia.

(https://ilmuseni.com)

Ditinjau dari asal bahasanya nama “Banji” sendiri konon berasal dari kata-kata Tionghoa “Ban” yang berarti sepuluh dan “Dzi” yang artinya ribu, perlambang murah rejeki atau kebahagiaan yang berlipat ganda. Diperkirakan pola ini awalnya masuk ke dalam seni batik sebagai pengaruh budaya Tionghoa.

(https://www.pinterest.co.uk)

Motif Banji merupakan motif klasik yang dikembangkan dari ornamen dasar swastika yang kemudian disambung-sambung setiap ujung-ujungnya sehingga terbentuk susunan swastika yang saling terhubung yang disebut motif Banji.

(https://dpi476diana.wordpress.com)

Motif batik banji umumnya memiliki pola berbentuk silang yang diberi tambahan garis-garis pada ujungnya dengan gaya melingkar kekanan dan kekiri. Nama motif banji ada berbagai macam di antaranya adalah banji guling, banji bengkok, banji kacip dan banji kerton.

(https://id.pinterest.com)

Dalam seni batik Indonesia, pola banji yang berkembang dewasa ini sekarang sudah mengalami banyak bermacam perubahan. Dimana motif batik yang ditampilkan banyak diberi hiasan-hiasan tambahan, misalnya bunga-bungaan sehingga motif silang yang menjadi ciri khas batik banji sukar untuk dikenali.

(https://parasakti7970.blogspot.co.id)

Khusus di daerah Jawa terdapat sejumlah daerah yang pernah mempopulerkan kain motif banji salah satunya yaitu daerah Banyumas. Di daerah tersebut motif banji dibuat lebih besar dengan warna coklat dan hitam sedangkan proses pembatikannya disebut Bedesan.

(https://parasakti7970.blogspot.co.id)

Sedikit berbeda dengan batik pada umumnya, bedesan dilakukan dengan tidak menghilangkan lilin batik pada pertengahan proses pembatikan. Urutan proses pembatikannya pun dibalik yakni dimulai dengan di cap tembok, dicelup soga, dicap klowong, dicelup wedel kemudian dilorod.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Fitinline

Spread the love

Leave a Reply