Tahura Sultan Syarif Hasyim, Riau

Pintu Gerbang Tahura SSH (https://kerjaforester.blogspot.co.id)

Tahura (Taman Hutan Raya) Sultan Syarif Hasyim, yang disingkat Tahura SSH, merupakan suatu kawasan hutan konservasi yang masuk dalam wilayah dua Kabupaten dan satu Kotamadya, Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, dan Kota Pekanbaru di Provinsi Riau. Hutan konservasi ini ditetapkan sebagai kawasan pelestarian alam berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No.348/Kpts-II/1999 tanggal 26 Mei 1999 seluas 6.172 hektare, dengan perincian 3.041,81 hektare di Kabupaten Kampar, 2.323,33 hektare di Kabupaten Siak, dan 806,86 hektare di Kota Pekanbaru.

Sejarah

Sejak tahun 1985, Tahura SSH telah dirintis pembentukannya dengan melakukan persiapan penetapan hutan wisata. Melalui Surat Keputusan Gubernur Riau Nomor 367/IV/1985 tanggal 24 April 1985, ditetapkan hutan wisata seluas 1.000 hektare di daerah Minas. Selanjutnya melalui dana APBD dan IHH (Iuran Hasil Hutan), dilakukan pembuatan sarana wisata dan beberapa sarana penunjang menuju terbentuknya Taman Hutan Raya. Sejak tahun 1986, Gubernur Riau telah mengupayakan pengukuhan kawasan menjadi seluas 5.000 hektare dan bahkan lebih luas lagi mencapai 40.000 hektare. Namun akibat adanya kepentingan pemakaian dan tumpang tindih areal, maka hal tersebut belum dapat diwujudkan.

Akhirnya setelah dikeluarkannya beberapa kepentingan dari beberapa pihak di dalam kawasan, barulah terwujud luas Taman Hutan Raya menjadi 5.920 hektare dan pada tanggal 16 Agustus 1994, Gubernur Riau merekomendasikannya kepada Menteri Kehutanan untuk ditetapkan menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Rekomendasi tersebut ditindaklanjuti oleh Menteri Kehutanan melalui Surat Keputusan No.349/Kpts-II/1996 tanggal 5 Juli 1996, bahwa Kelompok Hutan Takuana Minas, ditunjuk sebagai Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim seluas 5.920 hektare. Setelah dilakukan penataan batas, Menteri Kehutanan dan Perkebunan menetapkannya menjadi Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim melalui Surat Keputusan No.348/Kpts-II/1999 tanggal 26 Mei 1999 dengan luas 6.172 hektare.

Flora

Tahura SSH

Tahura SSH memiliki keragaman jenis flora yang cukup tinggi. Keanekaragaman ini sangat mewakili suatu kondisi hutan dengan tipe hutan hujan dataran rendah. Tercatat ± 127 jenis flora yang merupakan tumbuhan asli hutan Tahura SSH yang didominasi dari family Dipterocarpaceae, Lauraceae, Euphorpeaceae, Anacardiaceae, Guttiferae, Sapotaceae, Myrtaceae dll.

Bahkan beberapa jenis yang saat ini sudah sulit dijumpai, sebagai akibat pembalakan liar yang marak terjadi di Pro-vinsi Riau, di Tahura SSH masih dapat dijumpai seperti jenis Meranti, Keruing, Kulim dengan ukuran diameter kayu yang sangat besar bahkan beberapa jenis dapat dijumpai dengan ukuran diameter lebih dari 1 meter.

Selain jenis asli juga terdapat beberapa jenis yang didatangkan dari luar daerah sebagai koleksi jenis diantaranya Gaharu, Matoa serta beberapa jenis tanaman buah seperti Tampui, Leng-keng, Kedondong, Rambutan dan Durian Montong.

Sebagai wujud pengembangan keanekaragaman jenis, pihak UPT Tahura SSH telah melakukan inventarisasi jenis pohon guna dijadikan sebagai tegakan sumber benih serta berencana akan menambah beberapa jenis koleksi tumbuhan seperti Jelutung, Ramin, Bulian (Ulin), dan lain-lain.

Fauna

Selain keanekaragaman jenis flora, Kawasan Tahura SSH juga memiliki keanekaragaman jenis fauna yang cukup tinggi. Sedikitnya dapat dijumpai 42 jenis burung, 4 jenis reptilia dan 16 jenis mamalia.

Di antara 42 jenis burung terdapat satu jenis burung yang hanya ada di Sumatera yaitu burung Serindit Melayu (Loriculus galgulus), sedangkan jenis burung lain yang dapat dijumpai diantaranya jenis burung Elang (Halicetus sp), Enggang (Buceros rhinoceros), Beo (Gracul refiigiosa), dll.

Jenis-jenis reptilia antara lain : Ular (Sanca sp), Biawak (Salvator sp), Tokek, bunglon terbang, dll.

Jenis mamalia antara lain: Gajah Sumatera (Elephas maximus suma-trensis), Harimau Loreng Sumatera (Panthera tigris sumatrensis), Tapir (Tapirus indicus), Babi Hutan (Sus scrofa), Ungko Hylobates agifis), Beruk (Macaca nemestrina), Siamang (Symphalangus syndactylus), Beruang Madu (Helarctos malaya-nus), Kijang (Mun-tiacus muntjak), Landak (Hystrix brachyura), dll.

Fasilitas

Dalam menunjang kawasan Tahura SSH sebagai objek wisata alam di Provinsi Riau, di dalam kawasan Tahura SSH juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas bagi pengunjung yang datang baik perorangan maupun rombongan / keluarga.

Beberapa fasilitas yang ada diantaranya adalah :

  • Kantor dan Guest House
  • Sarana Ibadah
  • Panggung Kesenian
  • Pendopo
  • Gazebo
  • Jogging Track
  • Taman Bermain Anak
  • Sarana Outbond
  • Bumi Perkemahan (Camping Ground)
  • Motor trail track
  • Off road track
  • Jalur sepeda gunung

Informasi lebih lanjut hubungi

Dinas Kehutanan Provinsi Riau
Jl. Jend. Sudirman, No. 468, Pekanbaru, 28126, Jadirejo, Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau 28121
Telp.: (62) 761 21440
Email: dislhk@riau.go.id

Follow me!

One thought on “Tahura Sultan Syarif Hasyim, Riau

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.