50 Tips Travelling Paling Penting (1 dari 2)

Sahabat GWI Indonesia Banget, 50 Tips perjalanan yang diambil dari Detik, dapat digunakan untuk perjalanan dalam negeri ataupun perjalanan ke luar negeri. Semoga bermanfaat.

1. Tentukan Jadwal Packing, Jangan Mepet

Liburan yang nyaman dimulai dari packing yang sempurna. Jika sudah menentukan tanggal keberangkatan, segera tentukan waktu untuk packing. Jangan terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan.

Butuh cukup waktu untuk packing yang benar, agar bisa lebih santai dan tak ada barang penting yang terlewat untuk dibawa. Tentunya tidak asyik jika sudah tiba di tempat tujuan, kemudian baru menyadari ada barang yang tertinggal karena packing terburu-buru.

2. Buat Daftar Barang Bawaan

Saat packing, buatlah daftar barang apa saja yang akan dibawa. Tulis di buku atau notes di ponsel agar tak mudah hilang. Kalau bingung, kamu bisa mencari contoh barang apa saja yang harus dibawa di internet.

Kamu bisa juga bertanya kepada teman yang sudah pernah pergi ke detinasi tujuan yang sama. Mintalah saran apa saja yang perlu dan tidak perlu dibawa.

3. Bawa Barang Sesuai Destinasi

Ingat selalu untuk membawa barang dan keperluan sesuai dengan destinasi. Kalau ada barang yang belum dimiliki, kamu bisa membeli dahulu atau meminjam milik teman.

Misalnya kamu mau liburan ke Eropa di kala musim dingin, jangan menunda untuk membeli jaket yang tebal. Perhatikan juga soal steker listrik di negara tujuan. Kalau beda, artinya kamu harus beli steker universal alias converter.

4. Ingat Aturan Zat Cair 100 Ml

Jika berencana naik pesawat tapi ingin membawa toiletries ke kabin, sebaiknya siapkan dalam kemasan 100 ml. Benda cair seperti parfum, lotion, sabun, serta perlengkapan mandi atau cairan lainnya boleh dibawa ke kabin asal tidak lebih dari 100 ml.

Dengan membawa cairan sesuai ketentuan yang ada, kamu akan lebih cepat melewati proses pemeriksaan di bandara. Jalan-jalan pun bakalan lebih nyaman.

5. Cara Jitu Memasukan Barang ke Koper

Packing ada seninya. Gulunglah baju dan celana, ini akan lebih efisien dari pada sekadar ditumpuk. Teknik melipat baju selang-seling dengan baju lain, bisa menjadi alternatif selain digulung, agar tidak kusut.

Barang yang paling terakhir dibutuhkan ada di bagian bawah koper atau ransel. Sedangkan barang paling dibutuhkan ada di bagian atas koper atau ransel.

Manfaatkan ruang kosong di koper untuk menyelipkan benda kecil, atau masukan benda kecil ke dalam sepatu dan barang lain yang berongga. Cek ulang daftar barang agar tidak ada yang terlupa. Jangan taruh barang berharga di koper atau ransel yang masuk ke bagasi pesawat.

6. Taruh Makanan di Bagian Atas Tas

Tak jarang traveler membawa makanan saat perjalanan panjang menuju destinasi liburan. Kalau ingin membawa makanan di ransel atau tas tenteng yang tak masuk bagasi, letakkan di bagian atas agar mudah diambil.

Jadi saat lapar dan ingin makan cemilan, kamu tak perlu repot membongkar seisi tas hanya untuk mengambil makanan. Lebih menghemat waktu serta tenaga.

7. Bawa Tas Kosong Untuk Cadangan

Buat traveler yang hobi belanja, siapkan paling tidak sebuah tas kosong. Tas akan berguna untuk membawa barang belanjaan yang tak muat lagi diletakkan dalam tas utama. Sebaiknya tas cadangan ini berukuran besar namun bahannya fleksibel, sehingga bisa dilipat jadi kecil dan mudah dibawa.

Selain untuk barang belanjaan, tas cadangan juga berguna jika tiba-tiba tas utama kamu rusak atau hilang. Kalaupun tak digunakan sampai akhir perjalanan, mungkin ada teman yang membutuhkan dan bisa kamu pinjamkan.

8. Bawa Obat-obatan

Ada pepatah, sedia payung sebelum hujan. Bawalah obat-obatan pribadi saat packing untuk traveling. Kita tidak pernah tahu apakah akan sakit atau tidak saat liburan. Oleh sebab itu, bawalah obat-obatan yang sering kamu pakai untuk jaga-jaga.

Di tempat yang kita datangi, belum tentu obat-obatan yang kita butuhkan tersedia. Akan jauh lebih baik untuk membawa obat-obatan dari rumah. Ya, tidak ada salahnya untuk jaga-jaga.

9. Susun Itinerary Perjalanan yang Benar

Sebelum berangkat traveling, ada baiknya jika membuat itinerary terlebih dulu agar perjalanan lebih efisien dan lebih terarah. Coba disusun, berapa lama waktu liburan, dan berapa destinasi yang bisa didatangi.

Destinasi yang berdekatan bisa dikumpulkan agar bisa dikunjungi sekalian. Susun rute yang terarah dari satu tempat ke tempat lain dengan berurutan dan tidak bolak-balik.

10. Reminder Waktu Keberangkatan

Saat hari keberangkatan, adalah krusial. Buatlah reminder di ponsel agar kamu mendapat notifikasi waktu keberangkatan.

Ingat-ingat tanggal berapa kamu berangkat, kemudian jam berapa jadwal kereta dan pesawat. Dari situ, perhitungkan betul waktu yang dibutuhkan dari rumah menuju bandara atau stasiun kereta.

11. Dokumen Penting, Jangan Lupa!

Paspor, print out booking tiket pesawat atau kereta, serta print out booking hotel adalah sebagian dokumen penting yang kita bawa saat traveling. Jangan sampai ketinggalan.

Oleh sebab itu, cek kembali dokumen-dokumen kamu minimal sekali sebelum berangkat. Daripada sudah sampai bandara atau stasiun kereta dan malah menyesal kemudian karena kelupaan.

Kalau perlu, kumpulkan semua dokumen dalam satu tempat. Simpan di tempat yang mudah diingat dan dijangkau di dalam ransel.

12. Tukar Uang Sebelum ke Luar Negeri

Demi kenyamanan saat traveling ke luar negeri, sangat disarankan untuk menukarkan rupiah sebelum keberangkatan. Walau sudah ada kartu kredit, namun uang tunai lokal tetap penting untuk pegangan.

Tidak disarankan membawa rupiah ke luar negeri karena nilai tukarnya kecil. Bawalah dollar AS atau mata uang negara tujuan kamu. Lagipula jika menukarkan uang di dalam negeri, traveler bisa mendapat harga yang lebih kompetitif.

13. Datang Awal ke Bandara atau Stasiun

Lebih baik datang awal ke bandara atau stasiun, daripada terlambat. Waktu dan jarak ke bandara atau stasiun harus diperhitungkan betul.

Maksimal kamu harus tiba 2 jam sebelum waktu keberangkatan internasional. Dari situ ditambah lagi dengan waktu tempuh dari rumah, risiko macet harus jadi pertimbangan juga. Ujungnya, kamu mesti berangkat dari rumah 2-4 jam sebelum keberangkatan untuk amannya. Lebih baik menunggu ketimbang terlambat.

14. Web Check-in Lebih Praktis

Jika traveling menggunakan pesawat, jika dimungkinkan pastikan kamu melakukan web check-in terlebih dulu. Biasanya hampir setiap maskapai besar memiliki jasa web check-in yang memudahkan traveler. Jika sudah check-in, tentunya traveler akan lebih santai.

Namun perlu diingat, kadang ada maskapai yang mengharuskan traveler untuk melakukan web check-in dua hari sebelum hari H. Traveler pun harus mengerti aturan web check-in dari tiap maskapai yang berbeda-beda.

15. Jangan Terlena Saat Transit di Bandara

Beberapa penerbangan mengharuskan kita transit di bandara sebelum melanjutkan perjalanan. Terkadang, transit pun bisa beberapa jam lamanya.

Saat transit, kamu bisa berjalan-jalan di sekitar bandara. Namun ada banyak hal yang harus diperhatikan. Pertama, pastikan dulu dimana gate keberangkatan kita selanjutnya. Seberapa jauhnya gate itu bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Dari situ kamu bisa mengukur sampai sejauh mana kamu bisa menjelajah bandara. Jangan sampai keasyikan main dan menikmati fasilitas bandara, lalu kamu lupa boarding ke pesawat.

16. Cek Kamar Hotel Saat Baru Tiba

Begitu sampai di kota tujuan dan tiba di kamar hotel, jangan langsung melempar tubuh ke kasur dan istirahat. Baiknya, kamu langsung mengecek seluruh pojok kamar.

Lihat ada apa di balik tirai, di kolong kasur dan di dalam lemari. Cek semua fasilitas hotel mulai dari AC, kulkas, TV, keran air, flush toilet. Pastikan semua berfungsi. Kalau menemukan sesuatu yang tidak beres, kamu bisa langsung minta pindah kamar.

17. Selalu Kunci Pintu Kamar Hotel

Keamanan adalah hal yang paling utama. Maka dari itu, selalu kunci pintu kamar meski kamar itu tak bisa dibuka dari luar.

Tetap saja, jika ada yang punya akses ke kamar kamu, bisa saja ia membukanya dengan mudah. Satu lagi tips paling ampuh, selalu gunakan kunci tambahan yang ada di balik pintu.

18. Jangan Umbar Nomor Kamar

Kejahatan bisa terjadi di mana saja. Salah satu cara meminimalisirnya adalah dengan tidak menarik perhatian para penjahat.

Hal yang mungkin tak kamu sadar memancing kejahatan adalah mengumbar nomor kamar hotel. Mungkin kamu men-sharenya di media sosial atau menyebutkannya di tempat umum. Hati-hati, itu bisa memancing orang jahat mengunjungi kamarmu. Ngeri!

19. Optimalkan Sarapan di Hotel

Jika menginap di hotel yang memberikan sarapan gratis, kamu memanfaatkan itu mulai mengisi nutrisi tubuh sampai menghemat biaya makan menjelang siang hari.

Bukan sekadar makan sekenyang-kenyangnya, tapi perhatikan asupan sarapan mulai karbohidrat sampai yang mengandung vitamin C. Sarapan yang tepat bisa jadi bekal tenaga kamu menjelajah kota di siang hari.

Sembari sarapan, bawa serta beberapa makanan yang bisa disimpan. Buah, roti dan pastry bisa disimpan dalam tas yang akan dibawa jalan-jalan dan menghemat uang untuk makan siang. Namun ingat, ambil secukupnya saja. Tidak sopan jika mengambil buah atau pastry terlalu banyak.

20. Ambil Barang Komplimen, Ya Atau Tidak?

Di dalam kamar, biasanya ada beberapa barang komplimentari. Seperti sabun, shampo, sampai sandal hotel. Ada yang suka membawanya, ada juga yang membiarkannya di hotel.

Tak masalah membawa barang ini. Asal, tidak sembarangan membawa. Karena ada barang yang gratis, ada pula yang tidak. Sandal gratis, tapi handuk tidak gratis. Jika kamu membawanya, bisa-bisa kena biaya tambahan lho!

21. Jangan Asal Taruh Barang di Kamar Hotel

Tidak jarang traveler ketinggalan barang di kamar hotel. Ini lantaran selama menginap, mereka menaruh barang bertebaran seenaknya.

Kamu bisa pilih satu spot, misal di samping TV, untuk menggelar barang-barang. Kalau barang tidak tersebar, membereskannya pun nantinya mudah. Kamu bisa langsung memasukkannya lagi ke dalam koper. Gampang kan?

22. Cari Tahu Kapan Check Out

Tidak semua hotel memiliki waktu check out yang sama. Ada yang lebih cepat dari pukul 12.00 ada yang lebih lama dari waktu tersebut. Maka dari itu, cari tahu ya!

Karena jika tidak, kamu akan dikenai biaya tambahan menginap. Ada yang menambahkan setengah harga, ada pula yang menambahkan harga penuh menginap satu malam. Daripada merugi, pastikan kamu tahu kapan waktu check out di tempat kamu menginap.

23. Alokasi Bujet Buat Belanja

Kalau memang mau belanja saat traveling, artinya sejak awal sudah menyiapkan bujet untuk itu. Jangan berlebihan ketika belanja, cek juga harga standar dari barang yang diincar sebelum berangkat traveling.

Kalau sekadar untuk kebutuhan sendiri, kamu tidak belanja terlalu banyak. Namun kalau mau borong oleh-oleh, apalagi kalau dititipi barang segala macam oleh teman dan saudara, artinya kamu harus siapkan bujet lebih.

24. Buat Daftar Belanja

Kalau berencana membeli oleh-oleh, coba disusun daftarnya. Suvenir dan makanan apa yang mau dibeli dan buat siapa. Mungkin terdengar sepele, namun penting untuk traveler yang cukup pelupa.

Selain untuk pengingat, daftar belanjaan juga berguna untuk mengecek ulang kesesuaian barang yang kita beli dengan daftar yang ada. Jika kurang atau lebih, pun bisa tercatat. Apalagi jika disertai dengan harganya, tentu itu akan makin baik karena bisa juga untuk menghitung pengeluaran belanja saat traveling.

25. Jangan Kalap Belanja

Ketika berbelanja, jangan lupa kontrol diri sendiri. Jangan kalap ketika berbelanja. Ingat, sesuaikan belanja sesuaikan dengan kebutuhan, jangan sampai berlebihan.

Jangan sampai ketika melihat tanda diskon bertebaran, traveler jadi kalap dan langsung membeli semuanya. Jangan pula tergiur harga murah, lalu membeli suatu barang, padahal ternyata kita tidak butuh barang tersebut.

Bersambung ke halaman dua.

One thought on “50 Tips Travelling Paling Penting (1 dari 2)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.