Tarian Tradisional Purbalingga Jawa Tengah

2

Purbalingga merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah dengan potensi budaya yang tidak kalah menarik dengan daerah lain. Adanya budaya yang berbentuk kesenian seperti tarian-tarian tradisional merupakan salah satu potensi budaya yang patut dibanggakan dari Kabupaten Purbalingga ini.

Tari Lenggasor

Tari Lenggasor (https://relaxinfo.wordpress.com)

Merupakan tarian asli dari Kabupaten Purbalingga yang merupakan salah satu tarian yang berasal dari kesenian lenggeran yang telah dikembangkan. Tarian Lenggasor sendiri di ambil dari kata “Lenggah” yang artinya duduk dan “Ngisor” yang artinya bawah yang memiliki makna harus tunduk kepada sang Maha Pencipta serta patuh kepada orang tua.

Gerakan-gerakan yang ada dalam Tarian Lenggasor memiliki gerakan yang enerjik serta sangat unik dan penuh keceriaan serta disispi gerakan yang jenaka dan juga para penari selalu melakukan goyangan-goyangan yang sangat menarik untuk di lihat.

Tari Buncis

Tari Buncis (https://ebegpbg.blogspot.co.id)

Merupakan perpaduan antara seni musik dengan seni tari yang dimainkan oleh 8 orang pemain. Dalam pertunjukannya diiringi dengan perangkat musik angklung. Para pemain buncis selain menjadi penari juga menjadi pemusik serta vokalis.

Tari Aksimuda

Tari Aksimuda (https://www.tradisikita.my.id)

Merupakan kesenian bernapas Islam yang disajikan dalam bentuk atraksi pencak silat yang digabung dengan tari-tarian. Sebagian orang menyebut kesenian ini sebagai “peksi muda” yang artinya “burung muda” yang lincah. Dimaksudkan untuk menggambarkan dinamisnya para pemuda dalam olah gerakan silat dan tarian.

Kesenian aksimuda ini dipimpin seorang pendekar yang menguasai betul tentang gerakan pencak silat, tenaga dalam, magik, tarian, ketukan musik dan keselarasannya. Selain sebagai hiburan yang atraktif, kesenian ini mengandung berbagai makna dalam setiap lagu dan gerakannya.

Tari Aplang (Dames)

Tarian tradisonal ini telah populer di daerah Purbalingga sejak zaman penyebaran agama Islam oleh para Wali di Tanah Jawa, dalam tarian dames itu terkandung ajaran agama Islam yang harus diamalkan.

Kata Dames diambil dari kata “Madams” bahasa Belanda yang artinya perempuan yang belum menikah atau biasa disebut gadis.

Dames ditarikan oleh 8 orang penari perempuan. Jumlah penari tersebut mempunyai simbol yaitu sesuai dengan arah penjuru mata angin yang berjumlah 8.

Tari Gidro

Tari Gidro (https://www.google.co.id)

Sebuah tari yang berisi ungkapan kegembiraan sekelompok masyarakat Purbalingga. Meski gerakannya dinamis sebagaimana jenis tarian lenggeran lainnya, namun gerak para penari yang di tunjukan, melambangkan rasa syukur atas rizki yang melimpah sehingga dapat mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

Tari Kupyak Kali

Tari Kupyak Kali (https://bupati.purbalinggakab.go.id)

Tarian ini menggambarkan kehidupan masyarakat disepanjang Sungai Klawing yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Sungai Klawing belakangan ini naik daun dengan batu nogosui dan pancawarna yang mulai diburu para penggemarnya.

Tari Thek – Thek (Tari Kenthongan)

Tari Kenthongan (https://www.indonesiakaya.com)

Sebuah kesenian kolaborasi antara permainan musik dan tari yang diiringi dengan alat musik kenthong bambu.

Tari Dayakan

Tari Dayakan (https://www.dowisata.com)

Merupakan tarian khas desa Panusupan, kecamatan rembang, kabupaten Purbalingga, untuk menyambut kedatangan wisatawan, dimana para penarinya, menggunakan asesori daun-daunan. Tarian ini mirip topeng ireng yang di desa-desa lereng Gunung Merapi – Merbabu. Bedanya, Dayakan dibawakan oleh anak-anak dan asesoris yang dipakaipun cenderung alami. Disebut Dayak, karena konon masyarakat disini dulu berasal dari alas (hutan).

2 thoughts on “Tarian Tradisional Purbalingga Jawa Tengah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Tarian Tradisional Cilacap Jawa Tengah

Sun Jun 11 , 2017
Seperti kita ketahui bahwa Cilacap berbatasan langsung dengan Jawa Barat. Dan barang tentu Cilacap memiliki penyatuan budaya. Penggabungan Pasundan (Cilacap Barat) dan Banyumasan (Cilacap Timur) ini melahirkan beberapa tarian. Tari Jalung Mas Tari Jalung Mas massal saat pentas pada hari jadi ke 159 tahun Kabupaten Cilacap (https://humascilacap.info) Tari jalungmas diciptakan […]