Menyusuri Sungai Musi Sumatera Selatan

Sungai Musi dengan latar belakang Jembatan Ampera (https://www.infodesaku.com)

Sungai Musi mempunyai panjang 750 Km dan merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera. Sejak masa  Kerajaan Sriwijaya, sungai ini terkenal sebagai sarana transportasi utama masyarakat. Di tepi Sungai Musi terdapat Pelabuhan Boom Baru dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.

Sungai Musi membelah Kota Palembang menjadi dua bagian kawasan yaitu seberang ilir di bagian utara dan seberang ulu di bagian selatan. Mata airnya bersumber di daerah Kepahiang, Bengkulu. Sungai ini merupakan muara sembilan anak sungai besar, yaitu Sungai Komering, Rawas, Batanghari, Leko, Lakitan, Kelingi, Lematang, Semangus, dan Ogan. Sungai Musi penting bagi masyarakat Palembang karena sebagai salah satu alternatif sarana transportasi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya perahu (taksi) motor yang mondar-mandir membawa penumpang yang ingin menyeberang.

Pusat Ekonomi Masyarakat Palembang

Sungai Musi (https://senapati.net)

Sungai Musi mempunyai pengaruh yang sangat besar sekali bagi ekonomi masyarakat sekitar untuk berjualan, penangkaran ikan, ataupun jasa penyebrangan dengan menggunakan perahu motor. Akitvitas yang terjadi di pusat wisata sungai musi terbilang tidak pernah putus dari pagi hingga malam hari. Terutama sekali pada saat malam minggu anda akan melihat banyak sekali para wisatawan yang ingin menyaksikan keindahan jembatan ampera di atas sungai musi dengan kelap kelip lampu hias pada keseluruhan bangunan tersebut.

Tempat Wisata

Untuk berkeliling Sungai Musi, pengunjung harus menggunakan perahu motor yang dapat disewa di bawah jembatan Ampera, tepat di depan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II atau di depan Benteng Kuto Besak.

Kampung Kapitan

Kampung Kapitan (https://www.tripadvisor.com)

Suasana salah satu sudut Kampung Kapitan di tepian Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Kampung Kapitan didiami turun-temurun warga Tionghoa dan memiliki sejarah yang kuat saat peralihan dari Sriwijaya ke Kesultanan Palembang. Baca: Wisata Sejarah di Sumatera Selatan.

Kampung Arab Al Munawar

Kawasan Kampung Arab Al Munawar (https://www.kaganga.com)

Kawasan Kampung Arab Al Munawar, Kelurahan 13 Ulu, sebagai salah satu obyek wisata tepian Sungai Musi karena warganya merupakan keturunan Habib Abdurahman Al Munawar, keturunan Arab, dan sampai kini masih menjaga tradisinya.

Di Kampung Al Munawar, wisatawan dapat menikmati kesenian marawis, gambus, hadroh, serta wisata kuliner nasi minyak dan nasi kebuli. Wisatawan juga dapat menikmati bangunan-bangunan di kampung yang rata-rata berusia 200 tahun hingga 350 tahun.

Pulau Kemaro

Pulau Kemaro (https://www.pegipegi.com)

Merupakan sebuah Delta kecil di Sungai Musi, terletak sekitar 6 km dari Jembatan Ampera. Pulau Kemaro terletak di daerah industri, yaitu di antara Pabrik Pupuk Sriwijaya dan Pertamina Plaju dan Sungai Gerong. Pulau kemaro berjarak sekitar 40 km dari kota Palembang.

Pagoda berlantai 9 dibangun tahun 2006 (https://id.wikipedia.org)

Pulau Kemaro adalah tempat rekreasi yg terkenal di Sungai Musi. Di tempat ini terdapat sebuah vihara cina (klenteng Hok Tjing Rio). Di Pulau Kemaro ini juga terdapat kuil Buddha yang sering dikunjungi umat Buddha untuk berdoa atau berziarah ke makam. Di sana juga sering diadakan acara Cap Go Meh setiap Tahun Baru Imlek.

Rumah Rakit

Rumah Rakit (https://www.palembang-tourism.com)

Asal usul rumah rakit, konon  rumah-rumah rakit yang dibangun di pinggir-pinggir Sungai Musi ini dulunya dihuni oleh warga keturunan Tionghoa. Disebut sebagai rumah rakit, karena bentuk dan rupanya memang seperti rakit yang lengkap. Dibangun diatas sungai karena dahulu sungai dianggap sebagai sumber makanan mata pencaharian dan sumber air.

Rumah rakit, merupakan rumah yang terdapat di tepi Sungai Musi, Ogan, dan Komering. Rumah berbentuk segi empat, beratap dua pasang, disebut atap kajang. Pada keempat sudut dipancang tonggak kayu agar “rakit” tidak hanyut. Rumah terbuat dari kayu dan beratap rumbia, memiliki serambi untuk tempat duduk keluarga, ruang tamu di bagian depan, ruang keluarga, serta kamar tidur di bagian tengah dan belakang. Dapur ada di bagian samping rumah.

Pasar 16 Ilir

Pasar 16 Ilir (https://gpswisataindonesia.info)

Pasar 16 ilir Palembang merupakan pasar paling ramai dan terbesar di Palembang. Pasar yang berdiri dari 4 lantai ini bisa di bilang bersih cukup modern. Lokasi Pasar 16 ilir tidak begitu jauh dari Jembatan Ampera, sehingga sangat mudah di jangkau para wisatawan. Pasar ini selalu ramai dalam aktivitas jual beli. Ingin barang apa saja semua tersedia di sini. Mulai dari baju, kebutuhan dapur, makanan, sampai souvenir. Baca: Wisata Belanja di Palembang Sumatera Selatan.

Follow me!

One thought on “Menyusuri Sungai Musi Sumatera Selatan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.