Intip Megahnya Koleksi Terbaru Sebastian Gunawan

Koleksi Sebastian Gunawan dalam perhelatan busana yang bertema “La Divina Marchesa” di Jakarta

Perancang Indonesia ternama, Sebastian Gunawan, menghadirkan 91 koleksinya dalam peragaan busana yang bertajuk “La Divina Marchesa”.

Dalam peragaan busana ini, 20 di antaranya telah ditampilkan dalam Paris Couture Fashion Week 2017.

Busana-busana tersebut menggambarkan sosok wanita ideal, elegan, penuh sofistikasi, feminin, ramping, dan penuh kemewahan yang diekspresikan lewat busana yang cantik dan modern.

Lalu, koleksi busana Sebastian kali ini terinspirasi oleh seorang wanita yang bernama Luisa Casati.

Casati merupakan seorang Marchesa atau bangsawan yang dianggap eksotis di Eropa pada awal abad ke-20.

Koleksi Sebastian Gunawan dalam perhelatan busana yang bertema “La Divina Marchesa” di Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Hal tersebut juga terlihat dari keberagaman koleksi busana dengan motif dan siluet yang beragam, mulai dari busana ringan namun berkonstruksi kuat, dan gaun-gaun yang mewah, lengkap dengan ornamen.

“Busananya sangat variatif, kebetulan bahan-bahannya 80 persen itu kita garap lagi sendiri. Jadi kita nggak membeli bahan dan langsung potong dan menjahit. Banyak bahan itu yang kita ciptakan lagi,” ujar Sebastian usai peragaan busana di Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Dia melanjutkan, koleksi adibusana yang dihadirkan dalam peragaan tersebut berbahan dasar lace (renda).

Akan tetapi, bahan yang terlihat rapuh ini diolah kembali menjadi tekstur baru yang lebih kokoh dan dipercantik dengan beragam motif.

Tim Muara Bagdja Koleksi Sebastian Gunawan dalam perhelatan busana yang bertema “La Divina Marchesa” di Jakarta, Selasa (29/11/2016).

“Ada pula motif-motif seperti barong yang besar, bunga-bunga yang lembut dan sangat oriental, juga kristal,” tambahnya.

Siluet yang dihadirkan pun beragam mulai dari busana yang berbentuk gelas pasir yang ramping, jumpsuit, cape panjang hingga gaun bervolume gigantis yang dipadukan dengan bulu.

“Bentuknya juga beragam, tangan kalong, kerah tinggi, baju berbulu, jadi sangat variatif seperti sebuah gerak balet yang memang lagi membuat suatu alur cerita,” ungkapnya.

Sementara itu, warna-warna busana yang dihadirkan pun terdiri dari warna hijau, kuning, biru, merah marunm dan hitam.

Sumber: Kompas

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Kaleidoskop Hijrah ke Lifestyle Halal

Thu Dec 22 , 2016
Tanggalan di kalender tahun ini segera berakhir. Peristiwa penting lahir dan dicatat sejarah. Banyak kenangan sekaligus kemenangan. Yang paling membentot perhatian adalah selebritas yang hatinya terbangun karena hidayah. Tentu saja, bukan perkara mudah bagi seorang pesohor hijrah dari dunia bertabur nikmat itu. Sebab sebagian nasib mereka kadang di tangan penggemar. […]