Tarian Tradisional Kuningan Jawa Barat

1

tari-buyung

Kabupaten Kuningan juga sebagai wilayah yang berada di daerah Priangan timur, kaya akan seni budaya Sunda yang khas, yang berkembang ditengah-tengah masyarakat, berbeda dengan  wilayah Sunda bagian barat yang seni budayanya sudah mulai memudar seiring dengan perkembangan zaman.

Sahabat GWI Indonesia Banget, mencoba mengumpulkan kembali Tarian Tradisional atau Khas di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Tari Buyung

tari-buyung Tari Buyung (https://danipicture.wordpress.com)

Tari buyung merupakan tarian khas masyarakat Cigugur Kabupaten Kuningan. Tari buyung ini memiliki keterkaitan erat dengan upacara seren taun yang telah saya kemukakan di atas, hal ini karena tarian ini merupakan terian utama dalam upacara seren taun di Desa Cigugur Kuningan Jawa Barat. Tarian ini menceritakan tentang gadis-gadis desa Cigugur yang sedang mengambil air ke sungai.

Tari Kemprongan

foto-berita-kembalinya-kemprongan-yang-hampir-hilang Tari Kemprongan (https://nusaena.blogspot.co.id)

Tari Kemprongan adalah salah satu seni tradisional asal Kabupaten Kuningan, yang hilag 30 tahun silam. Tarian ini konon berasal dan pernah ada di desa Sidaraja dan Citangtu. Dilakukan oleh masyarakat petani pada malam hari hingga tengah malam atau menjelang subuh, sebagai ungkapan rasa syukur setelah selesai panen. Pelaksanaan pertunjukan dilakukan di lapangan atau arena terbuka yang dikelilingi pepohonan. Sementara untuk menerangi tempat pertunjukan menggunakan Oncor (Obor / red) dan disimpan di tengah-tengah lapangan. Namun seiring perkembangan jaman, tarian ini mengalami kepunahan tergerus arus modernisasi dan sudah lama ditinggalkan pelakunya. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kuningan, Drs. Tedi Suminar saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Tari Kemprongan memiliki daya tarik tersendiri. Tarian ini tidak hanya dinikmati dari segi estetikanya saja, namun sering kali dijadikan ajang mencari jodoh. “Kebanyakan penari yang disebut ronggeng, masih gadis atau sudah janda. Untuk dapat memikat calon pasangannya, terlebih dahulu ronggeng diberi minyak wewangian oleh pupuhu dan ronggeng tersebut dituntut bisa menari sebagus mungkin,

Tarian dalam Prosesi Babarit

Prosesi babarit itu sendiri adalah upacara adat yang biasa dilakukan warga kampung di bumi Sunda untuk memperingati hari jadi tanah kelahirannya. Melalui prosesi itu, warga bersyukur dengan mempersembahkan hasil bumi, serta mengaraknya sebelum memakannya bersama-sama dalam suasana kegembiraan.

Tari Siang Kembang

Menampilkan penari yang bergerak rancak dalam kegembiraan karena hasil panen pertanian mereka baik. Penari mengelilingi tiga tumpeng nasi kuning berbentuk gunungan. Nasi tumpeng berikut lauk-pauk, sayuran, dan buah itu juga mewakili rasa syukur mereka atas hasil panen. Dua tumpeng setinggi sekitar satu meter, sedangkan satu tumpeng yang diletakkan di tengah setinggi hampir dua meter.

Tari Boled Bopeng

Menggambarkan setiap upaya merawat tanaman dilakukan dengan memperhatikan bibit yang baik supaya hasilnya juga baik. Dengan luwesnya, penari mengangkat tangan kiri sejajar mata seolah ingin melihat dan menyanjung tanaman yang mereka pilih-pilih, sedangkan tangan kanan berkacak di pinggang dengan telapak tangan menghadap ke luar. Mata penari mengimbangi kepala yang melenggok seperti boneka, berikut lemparan selendang mereka yang kadang tegas, tetapi juga kenes.

Tari Tunggul Kawung

Makna tarian itu mengajak rakyat tidak goyah dan memiliki prinsip ketika melakukan sesuatu yang baik (istiqomah), atau tidak mudah goyah karena guncangan dan angin ribut dari luar. Sikap yang demikian itu kokoh bagaikan akar pohon kawung.

Tari Goyong-goyong

Menyimbolkan gerak selaras antara rakyat dan pimpinannya.

Semoga bermanfaat.

One thought on “Tarian Tradisional Kuningan Jawa Barat

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Tarian Tradisional Karawang Jawa Barat

Wed Sep 21 , 2016
Tari Soja khas Karawang (http://www.disparbud.jabarprov.go.id) Kabupaten Karawang memiliki cukup banyak warisan dan kearifan seni budaya yang telah menjadi ciri khas budaya sendiri, diantaranya seni tari tradisional. Namun demikian, seiring dengan era globalisasi dan perkembangan zaman, kondisi warisan dan kearifan seni budaya dirasakan semakin pudar, ini disebabkan derasnya budaya asing yang […]