Tarian Tradisional Banyumas Jawa Tengah (2 dari 2)

e03add41-b75a-4c63-bca1-daf2dbc3240e

Terciptanya berbagai kesenian yang ada di kabupaten Banyumas didasari oleh kehidupan masyarakat di wilayah tersebut. Kesenian dan tarian yang ada memiliki gaya tersendiri, semua itu dilandasi oleh kehidupan masyarakat yang sebagian besar hidup sebagai petani dan pedagang dengan sedikit pengaruh kehidupan sehari-hari maka semua kesenian dan tari yang ada bernafaskan kerakyatan yaitu tarian semua unsur didalamnya menggambarkan kesederhanaan.

Tari Baladewan

tari-baladewan-2 Tari Baladewan (https://www.youtube.com)

Tari Baladewan diambil dari salah satu babak tari Tari dari daerah Banyumas yang menceritakan tentang semangat prajurit yang gagah, berani maju dalam medan perang. Tari ini dapat ditarikan baik oleh perempuan maupun pria.

Tari Senggot

e03add41-b75a-4c63-bca1-daf2dbc3240e Tari Senggot massal (https://www.suarapurwokerto.com)

Senggot merupakan sebuah lancaran dari Brebes yang ditirukan dalam lancaran Banyumasan dengan media alat musik bambu (Calung). Kata Senggot juga terdapat  pada bahasa lokal Banyumas yang berarti gayung atau siwur yang terbuat dari bathok (tempurung kelapa) kelapa yang berpangkal panjang, Kata ini terdapat dalam parikan Bahasa Banyumas yang berarti senggot, atau ngegot (sebuah gerak pinggul). Tari secara visualisasi menggambarkan para wanita yang lincah dan perkasa, gerak merupakan pengembangan dari gerak tradisi Banyumasan dan Pasundan.

Tari Kembang Lengger

Sebuah tarian yang diilhami dari sebuah Novel karya Ahmad Tohari yang berjudul “Ronggeng Dukuh Paruk”. Tari ini menggambarkan penari lengger yang menjadi primadona desa yang banyak digandrungi laki-laki. Tari ini didominasi dengan gerak yang “Erotis”.

Ke halaman pertama

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.