5 Tips Mencicip Makanan Saat Wisata Kuliner

Salah satu alasan orang pergi traveling adalah untuk mencicip makanan khasnya. Nah, jika tujuan liburan kamu adalah untuk wisata kuliner, ini 5 cara agar bisa puas menjajal makanan.

Siapa yang tak tergoda melihat aneka makanan yang lezat. Mulai dari makanan asin, manis, atau minuman segar. Rasanya ingin mencicip semua. Sayangnya kadang perut tidak sanggup menampung.

Maka dari itu, perlu ada cara dan siasat agar bisa puas mencicip makanan. Disusun detikTravel, Kamis (29/10), inilah 5 tips puas menjajal makanan saat wisata kuliner:

1. Jangan kalap

Saat mendatangi kawasan wisata kuliner, pasti mata berbinar senang melihat aneka jajanan yang ada. Satu hal yang harus diingat agar wisata kuliner berjalan lancar adalah jangan kalap!

Karena kalau kamu kalap, pasti langsung makan terlalu banyak dan berujung tak bisa menjajal makanan yang lain. Jadi meski semua terlihat menarik, tahan diri agar tidak kalap ya.

2. Saling mencicip

Jika kebetulan kamu liburan bersama teman atau keluarga, cobalah masing-masing membeli makanan yang berbeda. Lebih banyak orang berarti lebih banyak jenis makanan yang bisa dibeli.

Setelah menjajal banyak makanan, kamu bisa memilih mana yang lebih disuka. Misal ternyata bukan punyamu, tentu masih bisa beli lagi karena perut belum terlalu penuh.

Mahasiswa Kwansei Gakuin University (KGU) Jepang saat mencicipi makanan khas di acara Icip-icip Indonesian International Culture Festival (IICF) di Lapangan Basket UKSW Salatiga (https://travel.kompas.com)

3. Beri jeda antar waktu makan

Tetap saja perut ada batas isinya. Jangan memaksakan perut dengan makan terus-terusan. Misal ingin menjajal camilan, berilah jeda sekitar 5-10 menit. Setelah beristirahat mengunyah, barulah boleh menjajal camilan lain.

Kalau ingin makan besar, berilah jeda sekitar 2-3 jam. Jadi selagi wisata kuliner, datangi juga objek wisata lain yang kira-kira masih terjangkau.

Seperti contoh saat wisata kuliner di Yogyakarta. Kamu bisa mendatangi Candi Prambanan atau Keraton saat jeda makan.

4. Perbanyak jalan kaki

Salah satu kunci perut tetap ada ruang saat wisata kuliner adalah perbanyak gerak. Salah satu cara paling asyik adalah perbanyak jalan kaki.

Misal sedang mendatangi pasar malam yang banyak kuliner khasnya. Jangan sungkan untuk mengelilingi pasar malam, mendatangi sampai sudut-sudutnya, sambil menikmati camilan.

Ada energi yang masuk, ada tenaga yang dikeluarkan. Secara tak langsung, makanan pun lebih cepat diproses dan perut lebih cepat kosong dibanding hanya duduk saja.

5. Ingat, masih ada hari esok

Jika begitu banyak makanan menarik dan mulut sudah tak sanggup mengunyah, jangan dulu menyerah. Karena masih ada hari esok di mana kamu bisa kembali menjajal makanan yang lain.

Kalau ternyata itu adalah malam terakhirmu dan besok sudah pulang, bungkus makanan yang paling kamu inginkan. Nah, menjelang tengah malam biasanya perut sudah kembali lapar. Itulah saat menjajal kuliner yang bikin kamu penasaran.

Sumber: Travel Detik

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.