Irna Mutiara dan 9 Desainer APPMI Bandung Rilis Koleksi Kaya Detail

Pada Kamis (11/9/2014) malam di Hotel Hilton, Bandung, para desainer busana muslim dari Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jawa Barat telah memamerkan koleksi terbaru mereka melalui fashion show dengan tema ‘Estructura’. Sesuai tema yang artinya berstruktur itu para desainer menyuguhkan koleksi kaya akan detail dan bermain pada potongan busananya yang eksperimental. Seluruh desainer menampilkan busana formal yang lebih cocok diterapkan untuk ke pesta. Berikut karya sepuluh desainer busana muslim APPMI Bandung, Jawa Barat.

1. Irna Mutiara

Irna mutiara menampilkan busana panjang dengan material beludru dan permainan detail menggunakan manik-manik di bagian depannya. Ketua Hijabersmom Communitiy itu juga merilis koleksinya menggunakan bahan satin dan sutra. Secara keseluruhan, busananya tampak elegan dengan potongan minimalis dan bernuansa pastel. Namun di beberapa karyanya ada busana yang memiliki sentuhan warna bold seperti marun.

2. Nuniek Mawardi

Nuniek Mawardi juga menjadi salah satu desainer yang menampilkan karyanya pada fashion show malam tadi. Nuniek tetap bermain dengan detail yang khas berupa kain perca. Gamis dengan nuansa warna cerah mendominasi karyanya. Busana berpotongan batwing dan layer juga tampak di beberapa rancangannya. Ia menampilkan delapan koleksi terbaru dengan campuran material silk, sifon, dan katun.

3. Malik Moestaram

Malik Moestaram menampilkan busana yang glamour menggunakan material jacquard. Sentuhan hitam dan gold tampak mendominasi koleksi terbarunya. Busana tumpuk berpotongan layer juga terlihat di beberapa rancangannya. Malik menyuguhkan gaun panjang, cropped jacket, dan celana pipa yang bernuansa gelap. Maxi dress dengan terusan berpotongan flare tampak menghiasi koleksinya secara keseluruhan.

4. La Melda

Desainer lainnya yang mewarnai panggung fashion show malam tadi adalah La Melda. Ia merilis busana muslim dengan material jacquard dan batik sogan dengan nuansa warna pastel. Detail timbul terlihat di seluruh koleksinya. La Melda mengaku terinspirasi dari busana para bangsawan Eropa.

5. Anggiasari Mawardi

Mengusung tema, ‘Serenity of Papua’, Anggiasari Mawardi meluncurkan koleksi berwarna cerah seperti nuansa alam di Raja Ampat, Papua. Warna kekuningan, oranye, dan hijau mendominasi karyanya. Motif print bernuansa alam juga menghiasi beberapa koleksinya. Pemilik label ‘Anggia Handmade’ itu merilis busana panjang berpotongan layer, cropped jacket, gaun dengan rok flare.

6. Evy Susanti

Evy Susanti merilis koleksi yang terinspirasi dari alam di Pulau Jawa. Warna broken white dan hijau tosca mendominasi karya terbarunya. Evy memakai material jacquard dan sifon. Potongan layer tumpuk dan detail bordir serta manik-manik membuat penampilan tampak berstruktur.

7. Aam Laurisha

Aam Laurisha menampilkan busana bernuansa pastel seperti hijau muda dan pink. Ia memakai material sifon dan satin silk. Potongan layer tampak menghiasi seluruh koleksinya. Beberapa rancangan terbarunya juga dihiasi cape yang menempel di bagian belakang.

8. Nisa Tesani

Terinspirasi dari Wayang, Nisa Tesani menyuguhkan busana print dengan gambar wayang. Koleksi terbarunya kental dengan warna coklat tanah. Ada pula busana berpotongan mullet dan layer yang menggunakan teknik printing. Secara keseluruhan, rancangannya didominasi warna gelap seperti coklat, hitam, dan merah.

9. Yemi Sudibyo

Yemi Sudibyo bermain dengan material satin, silk, dan tenun. Seluruh koleksinya juga dilengkapi dengan material yang melekat di bagian depannya. Rancangan Yemi didominasi dengan warna-warna cerah seperti oranye, gold, dan ungu.

10. Herman Nuary

Herman Nuary menggunakan material tenun dan transparan untuk koleksi terbarunya. Aksen manik-manik bernuansa hitam juga menghiasi karyanya tahun ini. Herman menyuguhkan busana berpotongan tumpuk, lengan lebar, rok flare, serta cropped jacket untuk ke pesta. Penggunaan material satin silk membuat penampilan terkesan glamour.

Sumber: Wolipop.detik

Follow me!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.