Prosesi Pernikahan Adat Jawa Tengah

(https://gpswisataindonesia.wordpress.com)

Prosesi pernikahan adat Jawa Tengah mengacu atau berpedoman pada prosesi pernikahan adat Surakarta (Solo). Prosesi pernikahan adat Yogyakarta dan Surakarta ada beberapa persamaan dan perbedaan dalam rangkaian upacaranya.

Prosesi Pernikahan Adat Jawa Tengah (https://kusukasuka.com)

Di kutip dari R. Sri Supadmi dan R. Suwardanidjaja (1993), seorang perias dan pelatih rias sejak tahun 1963 yang sudah mendapat penghargaan hingga tingkat nasional, dalam bukunya “Tata Rias pengantin Gaya Yogyakarta” dan seminar beliau, ada beberapa persamaan dan perbedaan rangkaian upacara adat gaya Yogyakarta dan gaya Surakarta (Solo). Secara garis besar rangkaian upacara tampak sama seperti pada upacara siraman, midodareni, ijab, panggih, dll. Akan tetapi, sarana serta rincian upacaranya tidak sama, sehingga sekarang kadang terjadi kerancuan. Perbedaan rincian upacara tersebut antara lain sebagai berikut, sebagaimana bisa terlihat dari perbedaan bentuk blangkon :

Upacara Prosesi Pernikahan Adat Surakarta Prosesi Pernikahan Adat Yogyakarta
1 Siraman Setelah siraman ada upacara potong rambut Upacara ini tidak ada, setelah siraman
dan jualan dawet langsung disambung dengan Dulangan
2. Midodareni Pada saat midodareni ada upacara Kembang mayang langsung siap di pedaringan
jual beli kembang mayang ringan mulai sore hari
3 Panggih a. Upacara balang-balangan sirih, pria dan a. Upacara balang-balangan sirih pria dengan 4
wanita satu kali, masing-masing dengan linting sirih, wanita dengan 3 linting sirih
selinting sirih
b. Upacara menginjak telor, telor diinjak b. Upacara menginjak telur, wijikan dulu baru
pengantin pria baru diwijiki pengantin telor disentuh di kedua kening pengantin dan
wanita dipecah oleh perias
c. Pengantin diselimuti sindur oleh ibunya c. Pengantin langsung ke pelaminan di dampingi
dan menuju ke pelaminan dipandu oleh ayah orang tua pengantin wanita
pengantin wanita
4 Kacar- a. Upacara timbangan a. Tidak ada upacara timbangan
kucur b. Upacara tandur b. Upacara Tampa kaya
c. Upacara dahar klimah, kedua pengantin c. Upacara dahar klimah, tapi hanya pengantin
makan sendiri-sendiri wanita yang makan
d. Upacara minum rujak degan d. Tidak ada

Sahabat GPS Wisata Indonesia, semakin jelas khan persamaan dan perbedaannya, sehingga mudah-mudahan tidak akan terjadinya kerancuan lagi.

Semoga bermanfaat.

One thought on “Prosesi Pernikahan Adat Jawa Tengah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.