Melenggang dengan Batik Minang

Batik Minang mungkin jarang terdengar di kalangan masyarakat luas. Namun batik Minang mempunyai corak dan motif dengan keunikan tersendiri. Batik inilah yang kemudian lewat prakarsa Ibu Djoko Sujanto diperkenalkan ke masyarakat luas melalui peragaan busana yang menarik. Pertengahan Maret lalu, dengan menggandeng Stephanus Hamy sebagai perancang busana, acara ini digelar di Gedung Graha Jala Puspita , Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Acara yang dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun PERIP ( Persatuan Istri Purnawirawan ) ke 50 tahun ini, digelar dengan mengetengahkan Batik Minang asal Solok dalam 25 desain cantik. Yang lebih menarik adalah peragaan ini tidak hanya dilakukan oleh para model tetapi juga oleh 10 ibu-ibu dari kalangan SIKIB ( Solidaritas Kabinet Indonesia Bersatu). Para ibu ini melenggang tak kalah elok dengan para model membawakan busana casual dan evening dress yang dirancang dengan apik oleh Stephanus Hamy. Model blazer long coat, rok sarung yang dipadu padan dengan rok pleats panjang, rok pleats midi, begitupun blouse chiffon polos yang diberi aksen kalung atau untuk dikenakan malam hari dengan bustier dan rok hitam full payet, tampil menawan.

Menggunakan bahan batik Minang asal Solok menjadi menarik karena merupakan alternatif bagi pemakai batik dengan sentuhan baru yang fashionable.

Sumber: Fashionpromagazine

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.