Batik Sukabumi

2

bc07e-20130608-083110_nv310506nvbatik_sukabumi_motif_kuya-185x220

Berkembangnya Batik Jawa Barat mendapat pengaruh yang kuat dari penduduk yang datang dari Jawa Tengah. Ketika terjadi perang Diponegoro melawan Belanda, terjadilah pengungsian para penduduk ke wilayah barat sekitar tahun 1825. Sebagian pengungsi tersebut adalah para pembatik Banyumas yang kemudian memberi pengaruh pada batik yang telah berkembang di Jawa Barat. Di Jawa Barat terdapat daerah pembatikan lama yaitu Tasikmalaya, Indramayu, Ciamis, Garut dan Cirebon. Untuk daerah Sukabumi termasuk daerah pembatikan baru. Sukabumi menginisiasi motif-motif baru yang berasal dari ciri khas daerah tersebut. Sukabumi beberapa tahun terakhir menunjukkan eksistensinya dalam pengembangan batik. Batik Sukabumi mulai muncul atas bantuan Dekranasda kabupaten/kota dan promosinya diintegrasikan dalam promosi wisata daerah.

Bila melihat sejarah, batik telah tumbuh sejak puluhan tahun silam di Sukabumi. Keberadaannya meredup seiring terputusnya regenerasi pengrajin batik di daerah tersebut. Namun memasuki 2011, usaha batik di Sukabumi kembali bergeliat. Kini, Sukabumi tidak hanya dikenal sebagai Kota Mochi, tapi lambat laun dikenal sebagai kota batik.

Batik Sukabumi dalam proses pembuatannya menggunakan teknik tulis dan cap. Warna-warna yang digunakan juga sangat beragam. Motif-motif yang dihasilkan sangat unik dan menarik serta mencirikhaskan daerah Sukabumi yang diambil dari alam dan satwa. Penentuan motif batik khas Sukabumi diambil dari potensi yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah kehidupan masyarakat Sukabumi. Antara lain, Batik Paku Jajar adalah motif Pohon Hanjuang Siang (Hanjuan Siyang), batik motif Cikole adalah motif pohon pisang kole atau pohon pisang kecil, jantungnya berwarna ungu pekat, pada daun yang hijau terdapat garis-garis merah maroon. Motif kebun teh yakni motif daun dan bunga teh yang hijau segar, pohon teh termasyhur sejak tahun 1815. Pantai Ujung Genteng dan arum jeram yang terinspirasi dari lokasi-lokasi wisata di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Terdapat juga motif batik daun sirih “ngeyeuk seureuh”, batik puzzle, batik pala (yakni motif Buah Pala yang kecoklatan, daun yang meruncing hijau menjadi perpaduan yang serasi), motif batik gurilaps (gunung, rimba, laut, pantai, dan sungai), penyu dan ikan jangilus, serta banyak motif lainnya.

Setiap motif memiliki filosofi, makna serta sumber ide yang berbeda-beda, misalnya Batik Sukabumi motif penyu. Penyu dalam bahasa Sunda biasa disebut Kuya, penyu merupakan salah satu binatang yang dilestarikan di kawasan Pangumbahan Sukabumi ikut menjadi corak khas dari Batik Sukabumi.

Batik Sukabumi Motif Penyu

15fd7-batiksukabumimotifpenyu Sumber: https://kuskuskuning.blogspot.com

Batik Sukabumi Motif Kuya

7011b-batiksukabumimotifkuya Sumber: https://batikujang.blogspot.com

Batik Sukabumi motif daun sirih ngeyeuk seureuh juga memiliki filosofi yang unik. Ngeyeuk seureuh adalah prosesi adat dimana orang tua atau sesepuh keluarga memberikan nasehat dan juga merupakan sex education bagi kedua calon mempelai yang dilambang dengan tradisi atau benda benda yang ada dalam acara adat tersebut. Makna dari motif ini merupakan sebuah pengharapan dari si pembuat bagi si pemakai batik ini menjadi orang yang selalu rendah hati dan selalu menjadi orang yang berguna tidak merugikan orang sekitarnya dimana pun ia berada. Jika motif ini dipakai untuk pasangan suami istri diharapkan kelak hidupnya sejahtera yang dimana kelak dapat memupuk kasih sayang, bila kemudian hari keduanya mendapat rejeki berlebih, hendaknya selalu ingat untuk berbagi dengan keluarga atau handai taulan yang kurang mampu. Sehingga ia bisa membuat kerukunan antara manusia, dan sebagai pengingat kepada Tuhan yang Maha Esa. Dan selalu ingat sholat seperti yang ada di rukun islam.

Batik Sukabumi Motif Daun Sirih “Ngeuyeuk Seureuh”

a6e83-batiksukabumimotifngeuyeukseureuh Sumber: https://batikujang.blogspot.com

Batik Sukabumi motif gurilaps (gunung, rimba, laut, pantai, dan sungai) merupakan salah satu corak batik yang diusung Sukabumi, corak ini menggambarkan keindahan sukabumi.

Batik Sukabumi Motif Gurilaps

968b4-batiksukabumimotifgurilaps Sumber: https://kuskuskuning.blogspot.com

Batik puzzle, merupakan sebuah ide dan pengharapan yang memiliki nilai dasar yang mengandung arti melambangkan dari persatuan dan kesatuan dari yang tadinya hal tercecer-cecer bisa dipersatukan dan diperkuat, dari yang sudah merapat semakin diperkuat. Seperti yang terdapat di dalam pancasila ke 3. Motif puzzle biasanya bermotifkan kujang, daun teh, bulet (nol atau mochi), dan segi tiga. Batik ini biasa dikerjakan dengan teknik cap maupun tulis.

Batik Sukabumi Motif Puzzle

24b7b-batiksukabumimotifpuzzle Sumber: https://batikujang.blogspot.com

Batik Sukabumi motif Kujang Kencana atau Kujang Cantel memiliki makna yang sangat menarik dan sakral. Dalam Wacana dan Khasanah Kebudayaan Nusantara, Kujang diakui sebagai senjata tradisional Masyarakat Jawa Barat (Sunda) dan Kujang dikenal sebagai senjata yang memiliki nilai sakral serta mempunyai kekuatan magis. Beberapa peneliti menyatakan bahwa istilah Kujang berasal dari kata Kudihyang dengan akar kata Kudi dan Hyang. Kudi diambil dari bahasa Sunda Kuno yang artinya senjata yang mempunyai kekuatan gaib sakti, sebagai jimat, sebagai penolak bala, misalnya untuk menghalau musuh atau menghindari bahaya/penyakit. Senjata ini juga disimpan sebagai pusaka, yang digunakan untuk melindungi rumah dari bahaya dengan meletakkannya di dalam sebuah peti atau tempat tertentu di dalam rumah atau dengan meletakkannya di atas tempat tidur. Sedangkan Hyang dapat disejajarkan dengan pengertian Dewa dalam beberapa mitologi, namun bagi masyarakat Sunda Hyang mempunyai arti dan kedudukan di atas Dewa.

Batik Sukabumi Motif Kujang Kencana atau Kujang Cantel

5c069-batiksukabumimotifkujangkencana Sumber: https://batikujang.blogspot.com

Upaya Pemerintah setempat untuk melestarikan Batik Sukabumi ini yaitu mewajibkan PNS di Kota Sukabumi mengenakan Batik khas Sukabumi pada hari tertentu. Melakukan pengembangan motif dengan diadakannya lomba desain Batik Sukabumi. Mengadakan pelatihan membatik untuk generasi muda agar mengenal dan mencintai batik.

Batik Sukabumi diharapkan akan menembus pangsa pasar nasional bahkan internasional. Selain memiliki kualitas yang bagus juga memiliki motif yang berbeda dengan batik lainnya. Silakan jadikan Batik Sukabumi menjadi salah satukoleksi anda. Semoga artikel dari kami bermanfaat buat anda sahabat.

Sumber: Fitinline

2 thoughts on “Batik Sukabumi

  1. Pingback: Batik Jawa Barat

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Batik Cianjur

Sun Feb 2 , 2014
Kabupaten Cianjur berada di Propinsi Jawa Barat. Kabupaten Cianjur dikenal dengan pameo ngaos, mamaos dan maenpo. Ngaos adalah tradisi mengaji sebagai salah satu pencerminan kegiatan keagamaan. Mamaos adalah pencerminan kehidupan budaya daerah dimana seni mamaos Tembang Sunda Cianjuran berbibit buit (berasal) dari tatar Cianjur. Sedangkan maenpo adalah seni beladiri tempo […]