Tren Kain Nusantara dari Jakarta Islamic Fashion Week 2013

Dari tahun ke tahun, kehadiran tren kain dan tekstil asli kerajinan nusantara Indonesia memang tidak pernah kehilangan momen untuk bersinar. Kehadirannya mampu mewarnai dan menambah karakter pada hampir setiap busana yang kita kenakan. Termasuk juga pada tren busana muslim tahun ini yang terlihat jelas dari perhelatan Jakarta Islamic Fashion Week 2013 lalu. Kehadiran kain khas nusantara ini mewarnai berbagai koleksi para desainer lokal, mulai dari kain jumputan yang disuguhkan dalam siluet modern hingga kain corak khas Makassar yang dipadankan dengan kebaya khas Indonesia, semuanya terangkum dalam satu perhelatan yang digelar selama lima hari tersebut. Mulai dari desainer muda Dian Pelangi, hingga desainer kawakan Stephanus Hamy sekalipun, semuanya masih setia berlomba mengolah kain tradisi Indonesia. Psst, untuk busana Lebaran tahun ini, sepertinya kain tradisional masih berhasil menjadi inspirasi, nih.

Syah Reza Muslim

Kali ini desainer Syah Reza Muslim berusaha untuk mengolah dan mempopulerkan kain sasirangan atau kain tradisional Indonesia yang berasal dari daerah Kalimantan Tengah. Dengan bahan chiffon, katun rayon, satin, silk serta aplikasi bebatuan dan manik-manik, di tangan Syah Reza, kain tradisional sasirangan menjadi tampak muda dan segar serta realistis untuk dikenakan sehari-hari.

Susie Hedijanto 

Dengan mengangkat tema Nature of Celebes, karya unik Susie Hedijanto terinspirasi dari motif kain Makassar. Koleksi Susise Hedijanto kali ini meliputi berbagai siluet rancang aneka kebaya, mulai dari kebaya encim, kebaya kartini hingga tunik panjang sekalipun. Corak Makassar dicetak di atas kain sutra dengan teknik celup, pencoletan serta berbagai eksplorasi teknik lainnya.

Widhi Budimulia

Koleksi yang mengambil tema Exploration ini diambil dari koleksi brand batik milik Widhi Budimulia yang bernama I-zen. Dengan keseluruhan koleksi yang berjumlah 16 look, Widhi Budimulia mengangkat kain nusantara berupa batik garutan dengan paduan berbagai bahan lain seperti chiffon, brokat, denim dan katun dengan tampilan yang lebih dinamis, ready to wear serta modern.

Stephanus Hamy

Dengan siluet gaya rancang busana yang modern, desainer kawakan Stephanus Hamy mengeksplorasi kain nusantara dengan tenunan khas Nusa Tenggara Timur menjadi cape urban, celana harem yang modern hingga sarung dengan tekstur tumpuk yang dikenakan di atas celana panjang.

Dian Pelangi

Dalam tema Ramadhan Rose sebagai tema dasar koleksinya, kali ini Dian Pelangi menampilkan 12 busana dengan eksplorasi motif jumputan yang berwarna-warni berciri khas budaya Indonesia. Teknik celup jumputan ini dihadirkan dalam kisaran warna-warni pastel yang soft.

Sumber: Blibli

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.