Taman Nasional Ujung Kulon Pandeglang Banten

Surfing di Pulau Panaitan, Taman Nasional Ujung Kulon (https://www.pemburuombak.com)

Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) secara administrative terletak di secara administrative terletak di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten.  Dengan luas kawasan Taman Nasional Ujung Kulon adalah 122.956 Ha, dengan perincian berupa Gunung Honje, Cagar Alam Pulau Panaitan, Cagar Alam Pulau Peucang, dan Cagar alam Ujung Kulon seluas 78.619 Ha, dan perairan laut di sekitarnya seluas 44.337 Ha.

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan perwakilan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah yang tersisa dan terluas di Jawa Barat, serta merupakan habitat yang ideal bagi kelangsungan hidup satwa langka badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan satwa langka lainnya. Terdapat tiga tipe ekosistem di taman nasional ini yaitu ekosistem perairan laut, ekosistem rawa, dan ekosistem daratan.

Flora

Keanekaragaman tumbuhan dan satwa di Taman Nasional Ujung Kulon mulai dikenal oleh para peneliti, pakar botani Belanda dan Inggris sejak tahun 1820.

Badak Jawa (Rhinoceros Sondaicus Desmarest) – (https://poskotanews.com)

Kurang lebih 700 jenis tumbuhan terlindungi dengan baik dan 57 jenis diantaranya langka seperti; merbau (Intsia bijuga), palahlar (Dipterocarpus haseltii), bungur (Lagerstroemia speciosa), cerlang (Pterospermum diversifolium), ki hujan (Engelhardia serrata)dan berbagai macam jenis anggrek.

Fauna

Satwa di Taman Nasional Ujung Kulon terdiri dari

  • 35 jenis mamalia
  • 5 jenis primata
  • 59 jenis reptilia
  • 22 jenis amfibia
  • 240 jenis burung
  • 72 jenis insekta
  • 142 jenis ikan dan
  • 33 jenis terumbu karang.

62a53-banteng Banteng (Bos javanicus) –  https://www.ujungkulon.org

Satwa langka dan dilindungi selain badak Jawa adalah banteng (Bos javanicus javanicus), ajag (Cuon alpinus javanicus), surili (Presbytis comata comata), lutung (Trachypithecus auratus auratus), rusa (Cervus timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus), kucing batu (Prionailurus bengalensis javanensis), owa (Hylobates moloch), dan kima raksasa (Tridacna gigas).

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan obyek wisata alam yang menarik, dengan keindahan berbagai bentuk gejala dan keunikan alam berupa sungai-sungai dengan jeramnya, air terjun, pantai pasir putih, sumber air panas, taman laut dan peninggalan budaya/sejarah (Arca Ganesha, di Gunung Raksa Pulau Panaitan). Kesemuanya merupakan pesona alam yang sangat menarik untuk dikunjungi dan sulit ditemukan di tempat lain.

Jenis-jenis ikan yang menarik di Taman Nasional Ujung Kulon baik yang hidup di perairan laut maupun sungai antara lain ikan kupu-kupu, badut, bidadari, singa, kakatua, glodok dan sumpit. Ikan glodok dan ikan sumpit adalah dua jenis ikan yang sangat aneh dan unik yaitu ikan glodok memiliki kemampuan memanjat akar pohon bakau, sedangkan ikan sumpit memiliki kemampuan menyemprot air ke atas permukaan setinggi lebih dari satu meter untuk menembak memangsanya (serangga kecil) yang berada di i daun-daun yang rantingnya menjulur di atas permukaan air.

Dermaga di Pulau Peucang Rusa (Cervus timorensis) – https://www.bantenwisata.com

Taman Nasional Ujung Kulon bersama Cagar Alam Krakatau merupakan asset nasional, dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Alam Dunia oleh UNESCO pada tahun 1991.

Untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai Situs Warisan Alam Dunia, UNESCO telah memberikan dukungan pendanaan dan bantuan teknis.

Masyarakat yang bermukim di sekitar taman nasional yaitu suku Banten yang terkenal dengan kesenian debusnya. Masyarakat tersebut pengikut agama Islam, namun mereka masih mempertahankan kebiasaan-kebiasaan, tradisi, dan kebudayaan nenek moyang mereka.

Di dalam taman nasional, ada tempat-tempat yang dikeramatkan bagi kepentingan kepercayaan spiritual. Tempat yang paling terkenal sebagai tujuan ziarah adalah gua Sanghiang Sirah, yang terletak di ujung Barat semenanjung Ujung Kulon.

Beberapa lokasi atau obyek yang menarik untuk dikunjungi:

  • Tamanjaya dan Cibiuk. Pintu masuk utama dengan fasilitas, pusat informasi, wisma tamu, dermaga, sumber air panas.
  • Pantai Kalejetan, Karang Ranjang, Cibandawoh. Fenomena gelombang laut selatan dan pantai berpasir tebal, pengamatan tumbuhan dan satwa.
  • Pulau Peucang. Pantai pasir putih, terumbu karang, perairan laut yang biru jernih yang sangat ideal untuk kegiatan berenang, menyelam, memancing, snorkeling dan tempat ideal bagi pengamatan satwa satwa rusa di habitat alamnya.
  • Karang Copong, Citerjun, Cidaon, Ciujungkulon, Cibunar, Tanjung Layar, dan Ciramea. Menjelajahi hutan, menyelusuri sungai, padang pengembalaan satwa, air terjun dan tempat peneluran penyu.
  • Pulau Handeuleum, Cigenter, Cihandeuleum. Pengamatan satwa (banteng, babi hutan, rusa, jejak-jejak badak Jawa dan berbagai macam jenis burung), menyelusuri sungai di ekosistem hutan mangrove.
  • Pulau Panaitan, dan Gunung Raksa. Menyelam, berselancar, dan wisata budaya/ sejarah.

Musim kunjungan terbaik: bulan April s/d September setiap tahunnya.

Cara pencapaian lokasi:

1. Perjalanan menuju Labuan (Kantor Balai Taman Nasional Ujung Kulon) melalui jalan darat :

  • Jakarta – Serang (jalan Tol) – Pandeglang – Labuan, jarak ± 135 km selama ± 3,5 jam
  • Jakarta – Cilegon (jalan Tol) – Anyer – Labuan, ± 155 km ± 4 jam
  • Bogor – Rangkasbitung – Pandeglang – Labuan, ± 160 Km ± 4 jam.

2. Labuan – Taman Nasional Ujung Kulon darat dan atau laut (dengan kapal motor/speed boat) :

  • Labuan – Sumur – Tamanjaya (darat) jarak ± 90 Km ± 4 jam, dilanjutkan laut (Tamanjaya – Pulau Handeuleum) ± 40 menit, (Tamanjaya – Pulau Peucang) ± 2 ½ jam
  • Labuan –Tamanjaya (laut) selama ± 4 jam
  • Labuan – Pulau Handeuleum (laut) selama ± 4 jam
  • Labuan – Pulau Pucang (laut) selama ± 5 jam

3. Menuju Taman Nasional Ujung Kulon (dengan kapal motor atau speed boat) :

  • Jakarta – Tamanjaya, (± 223 Km) ± 8 jam
  • Jakarta – Pulau Handeuleum, (± 226 Km) ± 8 jam
  • Jakarta – Pulau Peucang, (± 235 Km) ± 10 jam

Informasi lebih lanjut hubungi

Taman Nasional Ujung Kulon
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 51, Labuan, Pandeglang 42264
Telp. (62) 253 801 731
Fax. (62) 253 804 651
Website: https://www.ujungkulon.org
E-mail : info@ujungkulon.org

2 thoughts on “Taman Nasional Ujung Kulon Pandeglang Banten

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.